Bank Dunia Buka Data Kerugian atas Gempuran Zionis Israel ke Gaza, Segini Angkanya!

Bank Dunia Buka Data Kerugian atas Gempuran Zionis Israel ke Gaza, Segini Angkanya! Kredit Foto: Reuters/Johannes Christo

Laporan awal yang dirilis oleh Bank Dunia (World Bank) pada Selasa (6/7/2021) mengungkap kerugian yang ditimbulkan dari serangan Israel atas Gaza pada bulan Mei. Perang yang menyebabkan kerusakan struktural dan ekonomi ke wilayah itu dihitung sebesar $570 juta.

Diusulkan bahwa $485 juta harus dihabiskan untuk upaya pembangunan kembali selama dua tahun ke depan.

Baca Juga: Ditujukan buat Presiden Israel, Mahmoud Abbas Sampaikan Pesan Perdamaian Ini

“Dengan penilaian ini, kami berharap dapat memobilisasi dukungan donor untuk membantu memulihkan kondisi kehidupan dan mata pencaharian yang bermartabat di Gaza dan memimpin jalan menuju pemulihan.” kata Kanthan Shankar, Direktur Bank Dunia untuk Tepi Barat dan Gaza, dilansir Jerusalem Post, Kamis (8/7/2021).

Laporan Rapid Damage and Needs Assessment (RDNA) bank tersebut dipresentasikan kepada Komite Penghubung Ad Hoc, yang bertemu secara virtual pada Selasa untuk membahas pendanaan donor untuk Palestina.

Badan yang beranggotakan 15 orang itu termasuk perwakilan dari Israel, Palestina, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dan Amerika Serikat (AS). Biasanya bertemu dua kali setahun, pada musim semi dan musim gugur.

Perundingan AHLD datang ketika masyarakat internasional mencari mekanisme yang aman untuk mencegah Hamas menyita uang tunai dan bantuan material untuk keperluan militer yang ditujukan untuk bantuan kemanusiaan sipil di Gaza.

"Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa bantuan kemanusiaan sampai ke rakyat Palestina untuk bantuan kemanusiaan" tanpa "memberdayakan Hamas," kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price.

“Kami akan terus bekerja dengan mitra kami, apakah itu Mesir, apakah itu PBB dan lembaga-lembaganya, untuk memastikan bahwa kami dapat melakukan dua hal itu: untuk memberikan bantuan itu kepada rakyat Palestina tanpa membuatnya masuk ke kas Hamas. ," dia menambahkan.

Masalah khususnya adalah barang-barang penggunaan ganda yang dibutuhkan untuk membangun kembali rumah dan jalan, tetapi yang juga dapat digunakan oleh Hamas untuk terowongan teror. Israel juga mengaitkan masuknya barang-barang penggunaan ganda ke Gaza dengan pembebasan Hamas atas sisa-sisa dua tentara yang tewas dalam perang 2014 dan dua warga Israel yang ditawan di sana.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini