Indonesia Turun Kelas, Nasib Rupiah Hari Ini: Paling Nahas!

Indonesia Turun Kelas, Nasib Rupiah Hari Ini: Paling Nahas! Kredit Foto: REUTERS/Edgar Su

Indonesia harus menanggalkan statusnya sebagai negara berpendapatan menengah atas (upper middle income country) yang diraih sejak 1 Juli 2021 lalu. Bank Dunia menyebut, gross national income (GNI) per kapita Indonesia menurun dari US$4.050 pada tahun 2019 menjadi US$3.870 pada tahun 2020. 

Dengan bobot GNI tersebut, Indonesia masuk ke dalam kelompok negara berpendapatan menengah bawah (lower middle income country) dengan range GNI per kapita mulai US$1.036 hingga US$4.045. Kondisi demikian dipengaruhi oleh beberapa faktor, mulai dari pertumbuhan ekonomi, inflasi, hingga nilai tukar yang turut terdampak oleh pandemi Covid-19Baca Juga: Nia Ramadhani & Ardi Bakrie Ditangkap Polisi, Jangan Kaget Lihat Nasib Sahamnya....

Kabar kurang mengenakkan tersebut seakan menjadi hantaman bagi nilai tukar rupiah hingga anjlok nyaris ke Rp14.600 per dolar AS. Melansir dari RTI, rupiah hari ini berakhir nahas dengan koreksi -0,80% ke level Rp14.579 per dolar AS.  Baca Juga: Bikin Dengkul Lemas! Rupiah Ambruk Dihantam Covid-19 yang Semakin Ganas!

Mata uang Garuda itu pun tak berdaya di hadapan dolar Australia (-0,24%). Dua mata uang Eropa ikut menekan rupiah secara signifikan, yakni euro (-1,37%) dan poundsterling (-0,60%). 

Nasib rupiah di Asia hanya lebih baik daripada won (0,39%). Itu artinya, rupiah tumbang melawan yen (-1,64%), dolar Hong Kong (-0,80%), dolar Singapura (-0,58%), yuan (-0,45%), dolar Taiwan (-0,41%), ringgit (-0,20%), dan baht (-0,02%).

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini