Mulai 12 Juli, Melintas di Wilayah Aglomerasi Wajib Bawa STRP

Mulai 12 Juli, Melintas di Wilayah Aglomerasi Wajib Bawa STRP Kredit Foto: Sufri Yuliardi

Kementerian Perhubungan pada Jumat (9/7) telah menerbitkan perubahan surat edaran untuk memperketat perjalanan menggunakan transportasi umum dan pribadi di masa PPKM Darurat di Kawasan aglomerasi Jakarta, Bogor, Depok Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek), Kota Bandung, Bandung Raya serta Surabaya dan Gerbang Kertasusila. 

Secara umum ada dua poin perubahan di dalam SE tersebut. Pertama khusus perjalanan rutin dengan moda transportasi darat baik kendaraan pribadi maupun angkutan umum dalam satu wilayah aglomerasi perkotaan hanya berlaku untuk kepentingan sektor esensial dan sektor kritikal sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan terkait.

Baca Juga: Bu Risma dan Jajarannya Kirim 20 Ribu Paket Makanan Siap Saji untuk Nakes se-Jabodetabek

Kedua, perjalanan tersebut wajib dilengkapi dengan persyaratan dokumen berupa: Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) atau surat keterangan lainnya yang dikeluarkan oleh Pemda setempat dan atau surat tugas yang ditandatangani oleh pimpinan perusahaan atau pejabat minimal eselon 2 (untuk pemerintahan) dan berstempel/cap basah atau tanda tangan elektronik.

“Kedua SE ini berlaku efektif mulai Senin 12 Juli 2021, untuk memberikan kesempatan kepada operator untuk kesiapan dan sosialisasi kepada calon penumpang dan masyarakat,” Kata Kementrian Perhubungan seperti dikutip.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini