Dengar, Turki Mantapkan Sikap Beri Dukungannya untuk Afghanistan

Dengar, Turki Mantapkan Sikap Beri Dukungannya untuk Afghanistan Kredit Foto: Getty Images/AFP/Wakil Kohsar

Turki menegaskan kembali dukungannya untuk Afghanistan setelah penarikan pasukan Amerika Serikat dari negara itu. Kementerian Luar Negeri Afghanistan menyampaikan kabar itu pada Kamis setelah pertemuan duta besar Turki dengan wakil menteri luar negeri di Kabul.

Dalam pertemuan dengan Dubes Cihad Erginay, Wakil Menteri Luar Negeri Mirwais Nab memuji upaya Republik Turki dalam mendukung proses perdamaian di Afghanistan dan menekankan pentingnya peran efektif Turki dalam keberhasilan negosiasi dan penyediaan perdamaian abadi dan adil berdasarkan kehendak rakyat Afghanistan.

Baca Juga: Jenderal Turki Lanjutkan Dialog Terkait Bandara Afghanistan dengan Amerika

Nab mengatakan kepada Erginay bahwa pasukan pertahanan dan keamanan Afghanistan telah mampu mengusir banyak serangan teror oleh Taliban dan teroris asing pendukung mereka.

Dia menekankan bahwa tidak ada solusi militer untuk masalah Afghanistan dan menyatakan komitmen serta itikad baik pemerintah Afghanistan untuk mencapai solusi politik.

Duta Besar Turki menegaskan kembali dukungan dan bantuan berkelanjutan negaranya ke Afghanistan dalam fase pasca-penarikan serta kesiapan Ankara untuk melakukan upaya apa pun demi menemukan solusi politik untuk masalah Afghanistan.

Keduanya menekankan pentingnya bekerja sama untuk memastikan perdamaian dan stabilitas di negara itu dan menekankan perlunya melanjutkan konsultasi guna memperkuat konsensus untuk membujuk Taliban mengakhiri kekerasan dan kembali ke meja perundingan.

Dubes Turki, yang baru ditugaskan di Kabul pada Mei, sejauh ini telah mengadakan serangkaian pertemuan perkenalan dengan pejabat senior Afghanistan, politisi dan perwakilan masyarakat sipil.

Beberapa di antaranya adalah Wakil Presiden Pertama Amrullah Saleh, Ketua Dewan Tinggi Rekonsiliasi Nasional Abdullah Abdullah, Penasihat Keamanan Nasional Hamdullah Mohib, mantan Presiden Hamid Karzai, Ketua Hezb-e-Islami Gulbuddin Hekmatyar, Ketua Jamiat-e-Islami Salahuddin Rabbani, dan perunding perdamaian terkemuka Afghanistan Mohammed Masoom Stanekzai.

Erginay mengatakan pekan lalu bahwa pemerintah Turki bekerja untuk memastikan dukungan negara-negara kawasan, terutama Pakistan, untuk mencapai perdamaian dan stabilitas abadi di Afghanistan.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini