Negara Termiskin Tinggal Menunggu Kekacauan Usai Presiden Didor hingga Tewas

Negara Termiskin Tinggal Menunggu Kekacauan Usai Presiden Didor hingga Tewas Kredit Foto: AP Photo

Siapa dalang pembunuhan Presiden Haiti?

Pelaksana Tugas Perdana Menteri Haiti, Claude Joseph, menyebut orang-orang bersenjata itu tentara bayaran.

Menurut Joseph, mereka adalah orang asing yang berbicara dalam bahasa Inggris dan Spanyol. Bahasa resmi Haiti adalah Kreol dan Prancis.

Namun Menteri Komunikasi Haiti mengonfirmasi bahwa ada orang Haiti di antara para pelaku.

Sebuah video yang dirilis setelah kejadian itu memperlihatkan orang-orang bersenjata lengkap berpakaian hitam di luar rumah Presiden Haiti.

Mereka terdengar berteriak dalam bahasa Inggris, "Operasi DEA (Badan Narkotika Amerika Serikat). Semua orang tiarap!"

Merujuk keterangan kepolisian, orang-orang yang membunuh Jovenel Moïse itu terdiri dari 28 warga negara asing.

Kepala kepolisian Haiti menyebut 26 orang dari mereka berkewarganegaraan Kolombia dan dua sisanya berpaspor AS keturunan Haiti.

Delapan di antara mereka masih buron. Sisanya, termasuk dua yang berpaspor AS telah ditangkap.

"Mereka adalah pasukan yang dipersiapkan dan dipersenjatai dengan baik, dengan lebih dari enam mobil dan banyak peralatan," kata Menteri Urusan Pemilihan Umum Haiti, Mathias Pierre.

Tampilkan Semua
Halaman

Lihat Sumber Artikel di Viva Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Viva. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Viva.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini