Aksi Luar Biasa Anak Buah Bikin Kapolda Irjen Fadil Imran Bangga

Aksi Luar Biasa Anak Buah Bikin Kapolda Irjen Fadil Imran Bangga Kredit Foto: JPNN

Jajaran Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya menyumbangkan puluhan ton sembako kepada warga yang terdampak pandemi Covid-19.

Pembagian sembako tersebut dilakukan dengan cara dari pintu ke pintu.

Baca Juga: Kapolda: Apakah Saya Harus Keras Mengusir Anda?

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mengatakan, dirinya merasa bangga kepada jajaran Ditlantas PMJ karena tidak hanya mengatur lalu lintas di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, tetapi tetap aktif dengan kegiatan sosial.

"Saya bangga karena kalian tidak hanya bertugas mengatur lalin, memperlancar kendaraan di jalan di dalam situasi yang sulit ini, tetapi berempati ikut serta secara aktif memberikan bantuan logistik baik beras, gula, minyak goreng dan kebutuhan harian lainnya," kata Fadil di Polda Metro Jaya, Sabtu (10/7).

Mantan Kapolda Jawa Timur itu menambahkan bantuan tersebut diharapkan bisa menutupi kekurangan masyarakat di tengah masa sulit saat ini.

Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1991 itu meminta anak buahnya agar memasuki area perkampungan untuk memberikan sembako dan menanyakan kesulitan masyarakat.

"Bila mereka belum vaksinasi, foto KTP-nya menggunakan ponsel. Nanti akan kami jadikan basis data mendatangi mereka melakukan vaksinasi door to door untuk menyisir agar Jakarta cepat mencapai herd immunity," ujar Fadil.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menambahkan pembagian sembako itu langsung ke rumah warga agar tidak terjadi kerumunan.

Kombes Yusri menyebut, ada sebanyak puluhan ton sembako yang bakal dibagikan hari ini.

"20 ton beras, dua ton gula pasir dan sembako lain yang dibawa oleh anggota lalu lintas yang langsung door to door kepada masyarakat," kata Yusri.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, sebanyak 100 kendaraan Ditlantas Polda Metro Jaya yang dikerahkan untuk mengantarkan sembako tersebut.

Perwira menengah Polri itu menegaskan, pembagian sembako tersebut dengan mendatangi permukiman warga yang memang benar-benar membutuhkan.

""Kami melibatkan 100 kendaraan, 80 mobil patroli dan 20 motor patroli untuk berkeliling seantero Jakarta," kata Sambodo.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Lihat Sumber Artikel di JPNN Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan JPNN. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab JPNN.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini