Rocky Gerung: Masyarakat Indonesia Dermawan, Tapi Pemerintahnya Kikir

Rocky Gerung: Masyarakat Indonesia Dermawan, Tapi Pemerintahnya Kikir Kredit Foto: Instagram/Rocky Gerung

Pengamat politik Rocky Gerung memberikan komentarnya terkait cara pandang masyarakat dan pemerintah Indonesia terhadap pandemi covid-19. Menurut Rocky, masyarakat melihat pandemi covid-19 sebagai teguran alam.

Namun, pemerintah mendapat tugas untuk membantu rakyat. “Jangan sampai pemerintah mengeksploitasi ketangguhan masyarakat untuk menghindar dari kewajiban konstitusional,” ujarnya dalam video di kanal YouTube Rocky Gerung Official, Jumat (9/7).

Baca Juga: Luhut Larang Orang Komentari Covid-19, Rocky Gerung Angkat Suara

Lebih lanjut, Rocky berkomentar terkait penobatan masyarakat Indonesia sebagai yang paling dermawan oleh lembaga Charities Aid Foundation (CAF). Menurutnya, hal itu disebut sebagai kapital budaya atau kapital sosial.

“Kita juga tak pernah mengalami kemiskinan parah, karena selalu ada orang yang berupaya untuk menampung tetangga,” ungkapnya. Akademisi itu menegaskan bahwa hal itu adalah potensi rakyat yang kerap disalahartikan oleh pemerintah.

“Pemerintah terkadang suka tak mau turun tangan kalau melihat bahwa sudah ada potensi itu. Jadi, pemerintah tak paham makna indeks itu,” tuturnya.

Rocky mengatakan bahwa pemerintah Indonesia pelit. Sementara itu, masyarakat paham bahwa solidaritas adalah dasar untuk menghasilkan keadilan sosial. “Pancasila hanya dipahami dan dipraktikkan oleh rakyat, bukan oleh negara,” pungkasnya.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Lihat Sumber Artikel di GenPI Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini