Kecewa! Prabowo Akan Ditinggalkan Pendukung dari Kelompok Muslim

Kecewa! Prabowo Akan Ditinggalkan Pendukung dari Kelompok Muslim Kredit Foto: GenPI

Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta Zaki Mubarak mengatakan, hubungan Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan pendukung dari kelompok-kelompok muslim tidak sekuat pada Pilpres 2014 dan 2019.

Hal itu tak lepas dari keputusan Prabowo menjadi menteri pertahanan dalam kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Tidak sedikit pendukung muslim militannya yang kecewa dengan Prabowo karena merasa dilupakan dan ditinggalkan begitu saja," ujar Zaki kepada GenPI.co,  Kamis (9/7/2021). Baca Juga: Kepada Pak Jokowi dan Pak Prabowo, Saya Minta Maaf!

Menurut Zaki, meraih kembali simpati dan dukungan dari kelompok-kelompok muslim yang kecewa menjadi tantangan Prabowo menuju Pilpres 2024.

"Itu tantangan Prabowo, apakah dia mampu meraih kembali simpati dan dukungan dari kelompok-kelompok muslim yang kecewa itu," jelasnya. 

Zaki menambahkan, jika gagal dan hubungannya terus renggang, Pilpres 2024 akan menjadi ajang kegagalan Prabowo maju sebagai presiden kali ketiga. Baca Juga: Nyanyian Maut Anak Buah Prabowo Mencengangkan, Ini Isinya...

Seperti diketahui, Prabowo sudah mengikuti kontestasi Pilpres dua kali, yakni Pilpres 2014 dan 2019. 

Pada Pilpres 2014, Prabowo berpasangan dengan Hatta Rajasa yang saat itu merupakan Ketum PAN. 

Adapun pada Pilpres 2019 Prabowo menggandeng Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno untuk menjadi pasangannya.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Lihat Sumber Artikel di GenPI Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini