Dukung Program Pemerintah, GRP Percepat Vaksinasi untuk Ribuan Karyawan

Dukung Program Pemerintah, GRP Percepat Vaksinasi untuk Ribuan Karyawan Kredit Foto: Taufan Sukma

PT Gunung Raja Paksi Tbk (GRP) mendukung penuh program pemerintah dalam pemberian vaksin ke seluruh masyarakat Indonesia. Dukungan tersebut diwujudkan dengan turut menyediakan program vaksinasi bagi sekitar lima ribu karyawan perusahaan. Bahkan, pihak manajemen mempercepat pelaksanaan vaksinasi dari rencana semula pada tanggal 17 Agustus 2021 menjadi akhir Juli 2021 mendatang. Dengan mempercepat program vaksinasi diharapkan juga bakal membantu pemerintah dalam mempercepat proses herd immunity di masyarakat. “GRP mendukung penuh upaya percepatan vaksinasi. Kami ingin agar kekebalan komunal dapat lebih cepat tercapai. Dan upaya tersebut bisa diawali dari lingkungan perusahaan. Kami harap, akhir Juli ini vaksinasi kepada sekitar lima ribu karyawan sudah bisa dituntaskan,” ujar Presiden Komisaris PT GRP, Tony Taniwan, di Jakarta, Senin (12/7).

Terkait upaya percepatan tersebut, menurut Tony, GRP pada akhir pekan ini juga kembali melakukan vaksinasi massal yang kali ini menyasar sedikitnya 1.700 karyawan. Karyawan yang divaksin itu meliputi karyawan bagian produksi, kantor, termasuk vendor dan petugas keamanan. “Dalam upaya percepatan vaksinasi, kami juga pro aktif berkoordinasi dengan instansi terkait. Termasuk vaksinasi massal kali ini, yang merupakan kelanjutan dari tahap pertama. Pada tahap awal ketika itu, GRP memperoleh alokasi vaksin 50 persen,” tutur Tony.

Pihak GRP diakui Tony memang sangat concern terhadap penciptaan kekebalan komunal. Karenanya, sejak awal perusahaan telah mewajibkan seluruh karyawan untuk mendapatkan vaksin sekaligus memfasilitasi agar program vaksinasi dapat berjalan lancar. Berbagai upaya tersebut dilakukan GRP sebagai bagian dari komitmen perusahaan terhadap upaya penuntasan mata rantai penyebaran virus COVID19. “Selain vaksinasi kepada ribuan karyawan, GRP juga menerapkan protokol kesehatan, baik di kantor maupun pabrik. Mulai dari pengecekan suhu, aturan wajib memakai masker, hingga menyediakan fasilitas cuci tangan di berbagai titik strategis,” ungkap Tony.

Tak hanya itu, lanjut Tony, dalam setiap rapat koordinasi perusahaan juga GRP selalu berupaya untuk menghindari pertemuan secara langsung. Perusahaan lebih memilih melaksanakan secara daring untuk membatasi pertemuan fisik antar karyawan maupun direksi. “Prinsipnya, kami mendukung penuh semua program Pemerintah untuk memutus penyebaran virus ini,” tegas Tony.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini