Joe Biden Ambil Pilihan Terbaik di Antara yang Terburuk

Joe Biden Ambil Pilihan Terbaik di Antara yang Terburuk Kredit Foto: Instagram/Joe Biden

Ketua Angkatan Bersenjata Senat Jack Reed mengatakan pada Minggu (11/7/2021) bahwa Presiden Joe Biden membuat "pilihan terbaik" dalam keputusannya untuk menarik pasukan Amerika Serikat (AS) dari Afghanistan pada jadwalnya. Dia sembari mengingat bahwa Biden "dihadapkan dengan serangkaian pilihan yang buruk."

“Saya pikir presiden membuat pilihan yang sulit, tetapi yang terbaik dari banyak pilihan buruk,” kata Demokrat Rhode Island dalam sebuah wawancara di “Meet the PressNBC News.

Baca Juga: Yang Dinanti Akhirnya Tiba, Biden Bela Diri saat Ditanya Afghanistan: Kami Tidak Pergi, tapi...

Biden mengumumkan pekan lalu bahwa pasukan AS akan meninggalkan Afghanistan pada 31 Agustus. Jajak pendapat menunjukkan mayoritas orang Amerika mendukung keputusan Biden, tetapi beberapa Demokrat khawatir bahwa penarikan itu dapat menyebabkan keuntungan oleh Taliban atau runtuhnya pemerintah Afghanistan.

Reed mengatakan pada hari Minggu bahwa jika Biden telah menindaklanjuti rencana pemerintahan Trump untuk menarik pasukan pada 1 Mei –dalam kesepakatan dengan Taliban yang mengabaikan untuk memasukkan pemerintah Afghanistan– menjaga tenggat waktu yang ditetapkan itu akan “mendorong peningkatan kekerasan yang luar biasa diarahkan terhadap Amerika Serikat."

“Saya pikir itu menetapkan tanggal yang pasti, daripada memaksakan kondisi yang akan membuat kita meninggalkan Afghanistan,” katanya.

“Dan juga, sebagian besar kondisi di Taliban tidak dapat ditegakkan. Mereka mengklaim bahwa mereka akan memisahkan diri dari al Qaeda, jelas bukan itu masalahnya,” pungkas Reed.

Pasukan Amerika telah berada di Afghanistan sejak 2001, ketika mereka menyerbu untuk menggulingkan Taliban tak lama setelah serangan 9/11.

Sementara Biden telah mendorong kembali gagasan bahwa penarikan akan menyebabkan Taliban menggulingkan pemerintah yang didukung AS di Kabul, para pemimpin militer AS --termasuk Jenderal Austin Miller, komandan misi yang dipimpin AS di Afghanistan-- telah memperingatkan sebuah kemungkinan perang saudara di negara itu setelah pasukan AS pergi.

Tetapi Reed memihak Biden dalam masalah ini, dengan mengatakan dia yakin “Kabul akan bertahan,” setidaknya untuk saat ini.

“Pertanyaannya adalah, bisakah itu bertahan cukup lama untuk menciptakan solusi politik di antara kedua belah pihak?” kata Reed.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini