Kisah Perusahaan Raksasa: Bermain di Industri Kesehatan, Sukses Bawa HCA Healthcare Raup Untung

Kisah Perusahaan Raksasa: Bermain di Industri Kesehatan, Sukses Bawa HCA Healthcare Raup Untung Kredit Foto: New York Times/William DeShazer

HCA Healthcare adalah operator fasilitas perawatan kesehatan dan rumah sakit for-profit asal Amerika Serikat (AS). Fortune Global 500 mencatat, Hospital Corporation of America atau HCA ini masuk dalam jajaran perusahaan raksasa dunia, berdasarkan pendapatannya.

Pertumbuhan korporasi yang bergerak dalam bidang kesehatan asal Nashville ini terus tinggi. Global 500 melaporkan total pendapatan HCA naik 10 persen, sehingga angkanya dari 46,67 miliar dolar AS menjadi 51,33 miliar dolar AS.

Baca Juga: Kisah Perusahaan Raksasa: HBIS Group, Konglomerat Manufaktur Baja China yang Bisnisnya Merugi

Peringkatnya berubah dari sebelumnya di nomor 241 tahun 2019 dan kini di peringkat 219 dunia. Naiknya peringkat ini tidak menjadi yang terbaik, pasalnya dua tahun ke kebelakang berada di urutan 215.

Sayangnya laba bersih perusahaan turun 7,4 persen di tengah tren kenaikan pendapatan di tahun itu. Saat di 2019, HCA membukukan sekitar 3,78 miliar dolar, dan tahun berikutnya keuntungan hanya 3,50 miliar dolar. 

Namun demikian, seperti banyak operator rumah sakit lainnya, HCA menghadapi tekanan keuangan yang cukup besar terkait dengan pandemi virus corona atau Covid-19. Sementara itu, perusahaan mencatat adanya penerimaan fasilitas yang meningkat di tahun finansial 2020. Di tahun ini, HCA mengoperasikan 184 rumah sakit, mengalami kenaikan cukup baik dari sebelumnya mengoperasikan 179 unit. 

Sedikit gambaran kondisi finansial HCA akan membawa pada artikel tentang kisah perjalannya. Warta Ekonomi pada Senin (12/7/2021) akan mengulasnya dalam artikel seperti berikut ini.

HCA atau Hospital Corporation of America secara resmi berdiri tahun 1968 di Nashville, Tennessee, AS oleh Dr. Thomas F. Frist Senior, Dr. Thomas F. Frist Junior, dan Jack C. Massey. Para pendiri perusahaan perawatan kesehatan nampaknya memandang korporasi mereka membawa fasilitas yang memfokuskan pada pasien. Itu sembari mengkombinasikan sumber daya untuk menguatkan organisasi rumah sakit dan meningkatkan praktik kesehatan.

HCA memulainya dengan memilih Nashville's Park View Hospital. Dalam perjalanannya, perusahaan telah menggandeng 11 rumah sakit, ketika HCA memulai IPO (Initial Public Offering) di Bursa Efek New York tahun 1969. Hingga akhir tahun itu, perusahaan telah menggandeng 26 rumah sakit dan dengan 3.000 kapasitas tempat tidur. 

Saat menjadi perusahaan publik, sahamnya naik dari sebelumnya 18 dolar menjadi 40 dolar.

Pada dekade 1970-an, perjalanan HCA ditandai dengan pertumbuhan pesat dalam industri kesehatan. Ini sejalan dengan perubahan dalam industri tersebut, yang jauh lebih berkembang segmennya. 

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Selanjutnya
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini