Nggak Usah Panik, Ini Langkah yang Wajib Dilakukan saat Jadi Penjamin Pinjol Orang Tak Dikenal

Nggak Usah Panik, Ini Langkah yang Wajib Dilakukan saat Jadi Penjamin Pinjol Orang Tak Dikenal Kredit Foto: Sufri Yuliardi

Jagat maya beberapa waktu lalu sempat dihebohkan dengan laporan salah seorang netizen yang mengaku secara tiba-tiba menjadi penjamin pinjaman online atau pinjol orang tak dikenal.

Hal ini sontak menimbulkan pertanyaan dan kekhawatiran di masyarakat kenapa seseorang bisa menjadi penjamin aktivitas pinjaman online tanpa persetujuan mereka.

Warganet tersebut kaget karena tiba-tiba mendapatkan pesan tagihan dari pinjaman online melalui Whatsapp. Bahkan, dalam pesan tersebut berisi ancaman penyadapan pada nomor kontak yang tersimpan, hingga penagihan pada rekening bank yang ada di smartphone. Padahal, nama orang yang ditunjukkan oleh pinjol sebagai pihak terutang tidak dikenal dan tak merasa pernah memiliki relasi dengan orang tersebut.

Bagi yang baru pertama kali mengalami hal ini tentu akan langsung merasa panik dan khawatir merespons ancaman yang diutarakan oleh pihak pinjaman online tersebut. Sebab, bagaimana kalau ancaman dari pihak pinjol tersebut benar dan data pribadi Anda berisiko bocor atau disadap?

Tak perlu khawatir, pihak dari OJK telah memberikan tanggapan terkait masalah tersebut. Berdasarkan penjelasan dari OJK, terdapat beberapa hal yang perlu diambil saat mendadak menjadi penjamin pinjaman online dari orang yang tak dikenal.

Berikut adalah pesan dari OJK, seperti dirangkum, Senin (12/7/2021).Baca Juga: Dukung Penanganan Covid-19, OJK Bidik Penyaluran 10 Juta Vaksinasi Hingga Akhir Tahun

Lakukan Pemblokiran pada Nomor Kontak Pinjaman Online

Saat tiba-tiba menerima pesan singkat dari pihak pinjaman online dan secara sepihak telah dijadikan sebagai penjamin, hal pertama yang perlu dilakukan adalah memblokir nomor kontak atau nomor telepon tersebut. Hal ini penting untuk dilakukan agar Anda tak lagi menerima pesan singkat tersebut hingga merasa terganggu, apalagi yang sampai berisi ancaman atau teror. 

Jangan panik dan hindari menanggapi isi pesan tersebut. Biasanya, kalau tidak mendapatkan respons dalam waktu yang cukup lama, pihak pinjaman online akan menyerah dan berhenti mengirim pesan.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Selanjutnya
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini