Gila Nih! Panglima Perang Veteran Afghanistan Ucap Sumpah Habisi Taliban

Gila Nih! Panglima Perang Veteran Afghanistan Ucap Sumpah Habisi Taliban Kredit Foto: AFP/Hoshang Hashimi

Seorang panglima perang veteran Afghanistan yang milisinya membantu pasukan Amerika Serikat (AS) menggulingkan Taliban pada tahun 2001 pada Jumat (9/7/2021) berjanji untuk kembali mengangkat senjata ketika gerilyawan mendekati bentengnya di Herat di barat.

"Kami akan segera pergi ke garis depan dan dengan bantuan Tuhan mengubah situasi," kata Ismail Khan, yang pernah menjadi anggota terkemuka aliansi pejuang gerilya yang memerangi Taliban selama invasi AS setelah serangan 11 September, dikutip dari AFP, Senin (12/7/2021).

Baca Juga: Taliban Makin Kuat, India Pulangkan Puluhan Diplomat dari Afghanistan

Komentar Khan datang ketika Taliban mengklaim bahwa mereka sekarang menguasai sekitar 85 persen Afghanistan. Ini termasuk penyeberangan perbatasan utama dengan Iran, Tajikistan dan Turkmenistan.

Tidak ada cara untuk memverifikasi klaim mereka secara independen, yang dibantah oleh pemerintah. Khan berasal dari kota Herat, sekitar 100 kilometer (60 mil) dari Islam Qala, perbatasan utama dengan Iran yang berada di bawah kendali Taliban pada hari Jumat.

Para pemberontak telah merebut busur wilayah yang membentang dari perbatasan Iran ke perbatasan dengan China sejak melancarkan serangan besar-besaran pada awal Mei ketika pasukan AS memulai penarikan terakhir mereka.

Khan, 75, menyalahkan pemerintah atas situasi yang memburuk dengan cepat dan mendesak militer untuk menunjukkan lebih banyak tulang punggung.

"Kurangnya perhatian, informasi yang salah dan banyak alasan lain telah menyebabkan jatuhnya distrik-distrik. Kami menuntut semua pasukan keamanan yang tersisa melawan dengan berani," kata Khan.

Khan mengatakan pada konferensi pers bahwa ratusan warga sipil dari seluruh negeri telah mendekatinya dan mengatakan mereka siap untuk memerangi Taliban.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Selanjutnya
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini