Kisah Orang Terkaya: Lu Xiangyang, Wakil Ketua Raksasa Otomotif di China

Kisah Orang Terkaya: Lu Xiangyang, Wakil Ketua Raksasa Otomotif di China Kredit Foto: Aceh bisnis

Salah satu orang terkaya dunia, Lu Xiangyang adalah seorang pengusaha asal China yang memiliki kekayaan bersih sebesar USD11,7 miliar (Rp169 triliun). Saat ini, Lu menjabat sebagai Wakil Ketua BYD, salah satu produsen mobil swasta terbesar di China.

Lu memperoleh sebagian besar kekayaannya melalui investasi di industri otomotif. Selain sebagai pemimpin di industri otomotif, BYD juga merupakan salah satu produsen baterai ponsel terbesar di dunia.

Sebagai pemegang saham mayoritas di BYD, Lu melihat peningkatan nyata dalam kekayaan bersihnya sepanjang tahun lalu karena saham perusahaan yang diperdagangkan di Shenzhen naik lebih dari dua kali lipat. Selain BYD, Lu Xiangyang juga menjalankan perusahaan investasi bernama Guangzhou Youngy Management & Investment Group.

Baca Juga: Kisah Orang Terkaya: Massimiliana Landini Aleotti, Janda Pewaris Raksasa Farmasi Italia

Lu Xiangyang sempat bekerja di People's Bank of China pada tahun 1995. Setelah itu, ia bekerja sama dengan sepupunya Wang Chuanfu untuk meluncurkan baterai dan pembuat mobil BYD.

BYD Co. Ltd. merupakan perusahaan yang terlibat dalam penelitian, pengembangan, pembuatan dan penjualan baterai isi ulang dan bisnis fotovoltaik. Bisnisnya berjalan melalui empat segmen: Baterai Isi Ulang dan Produk Lainnya; Komponen Handset Seluler dan Layanan Perakitan; Mobil dan Produk Terkait; dan Korporasi dan Lainnya.

Segmen Baterai Isi Ulang dan Produk Lainnya memproduksi dan menjual baterai lithium-ion dan nikel terutama untuk telepon seluler, peralatan listrik, dan instrumen elektronik portabel lainnya serta produk energi baru.

Segmen Mobile Handset Components and Assembly Service terdiri dari komponen mobile handset seperti housing, keypad, dan penyediaan jasa perakitan.

Segmen Mobil dan Produk Terkait terdiri dari mobil, cetakan dan komponen terkait mobil, penyewaan mobil, layanan purna jual, dan bisnis terkait skyrail. Perusahaan ini didirikan pada 10 Februari 1995 dan berkantor pusat di Shenzhen, China.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini