Masjid Istiqlal Kembali Meniadakan Salat Iduladha

Masjid Istiqlal Kembali Meniadakan Salat Iduladha Kredit Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso

Masjid Istiqlal kembali meniadakan pelaksanaan salat Iduladha akibat adanya kebijakan PPKM Darurat serta lonjakan kasus Covid-19 yang semakin mengkhawatirkan belakangan ini. Keputusan tersebut disampaikan langsung oleh Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar.

"Jadinya Istiqlal meniadakan salat Iduladha dan juga meniadakan salat Jumat secara umum," ujarnya dalam dialog virtual KPCPEN, Rabu (14/7/2021).

Baca Juga: Satgas Covid-19 Imbau Masyarakat Perhatikan Momen Ini Agar Tidak Tertular Virus saat Iduladha

Ia menjelaskan salat Iduladha termasuk ibadah yang bersifat sunah, sementara menjaga kesehatan dan melindungi diri dari wabah merupakan perbuatan wajib yang harus dilakukan umat. Dengan demikian, dia meminta masyarakat untuk mendahulukan hal yang bersifat wajib dibanding yang sunah.

"Jangan sampai kita ibadah yang sunah tapi mengabaikan yang wajib. Jadi, kita mengedepankan penolakan bahaya daripada mengejar manfaat," tuturnya.

Nasaruddin juga menyampaikan Istiqlal tidak menggelar takbiran malam Iduladha di area masjid. Sebagai gantinya, takbiran akan disiarkan secara langsung melalui media Istiqlal TV yang terkoneksi dengan masjid-masjid di seluruh ibu kota di dunia.

"Itu tanpa mengurangi syiar. Karena enggak ada kerumunan, karena Istiqlal ditutup," tukasnya.

Ini merupakan kedua kalinya Istiqlal meniadakan pelaksanaan salat Iduladha berjamaah. Pada 2020 lalu, Istiqlal juga tidak melaksanakan salat Iduladha berjamaah karena lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi pada masa itu.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini