Giant Sudah Tutup Usia, Hero Coba Peruntungan ke Bisnis Mebel

Giant Sudah Tutup Usia, Hero Coba Peruntungan ke Bisnis Mebel Kredit Foto: Sufri Yuliardi

PT Hero Supermarket Tbk (HERO) telah memutuskan untuk menutup operasional seluruh gerai Giant Supermarket. Perseroan pun mengumumkan bakal memfokuskan diri kepada investasi untuk pengembangan tiga lini bisnis yang tersisa, yakni IKEA, Guardian, dan Hero Supermarket. 

Perseroan pun bersama dengan anak usahanya PT Rumah Mebel Nusantara (Rumah) mendirikan anak perusahaan baru dengan nama PT Distribusi Mebel Nusantara (PT DMN).

Baca Juga: Hero Supermarket Pastikan Giant Game Over, Investor Angkat Koper?

“PT DMN memiliki maksud dan tujuan, antara lain, untuk melakukan kegiatan usaha di bidang perdagangan besar,” kata GM Cooporate Secretary danLegal Strategy PT Hero Supermarket Tbk, Iwan Nurdiansyah dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (14/7/2021).

Baca Juga: Bedah Hero Supermarket: Bisnis Merugi hingga Tutup Gerai Giant Bertubi-Tubi

Ia menuturkan jika PT DMN didirikan dengan modal dasar senilai Rp11 miliar yang terbagi atas 1.100.000 lembar saham. Dari modal dasar tersebut telah ditempatkan dan disetor penuh oleh Perseroan atas saham sejumlah 1 lembar yang keseluruhannya bernilai nominal Rp10.000 dan Rumah melakukan penyetoran penuh atas 1.099.999 saham yang keseluruhannya bernilai nominal Rp Rp10.999.990.000.

“Pendirian anak perusahaan ini tidak akan berdampak negatif terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan atau kelangsungan usaha Perseroan.” tutupnya.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini