Uang Senilai Rp18 Triliun Siap Dikucurkan Pemerintah Thailand untuk Rakyat

Uang Senilai Rp18 Triliun Siap Dikucurkan Pemerintah Thailand untuk Rakyat Kredit Foto: Reuters

Thailand mencatat 9.317 pasien baru Covid-19 dan 87 kasus kematian pada Rabu. Di antara kasus baru tersebut, sebanyak 129 terdeteksi di rutan atau lapas dan sisanya merupakan kasus di masyarakat umum.

Total kasus positif di Thailand sejak awal pandemi menjadi 363.029 orang. Selain itu, Thailand memiliki total 2.934 kasus kematian Covid-19 selama pandemi melanda.

Baca Juga: Kombinasi Suntikan Vaksin Sinovac dan AstraZeneca Diterapkan di Thailand, Efektifkah?

Merespons meningkatnya kasus Covid-19, kabinet Thailand telah menyetujui paket bantuan keuangan sebesar 42 miliar baht atau sekitar Rp 18,8 triliun untuk warga dan sektor bisnis yang terkena dampak karantina Covid-19 di Bangkok, Nakhon Pathom, Nonthaburi, Pathum Thani, Samut Prakan, Samut Sakhon, Narathiwat, Pattani, Yala, dan Songkhla.

Dana itu digunakan untuk membiayai program kompensasi yang berasal dari pinjaman luar negeri dan anggaran pemerintah.

Total infeksi di Thailand hingga akhir Maret tahun ini mencapai 28.000, lalu meningkat tajam menjadi 353.000 pada Selasa. Kematian juga melonjak dari 94 menjadi lebih dari 2.800 selama periode yang sama.

Thailand Development Research Institute (TDRI) menyampaikan pemerintah telah keliru mengelola pandemi Covid-19 yang menjerumuskan negara itu ke dalam krisis dan menghambat peluang untuk pulih.

Dalam laporan terbarunya, TDRI menyerukan pembentukan komite independen untuk mengevaluasi kekeliruan penanganan pandemi yang dilakukan pemerintahan Perdana Menteri Prayut Chan o-cha.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini