Pandemi Tekan Potensi Bisnis Kurban Tahun Ini

Pandemi Tekan Potensi Bisnis Kurban Tahun Ini Kredit Foto: Antara/Adiwinata Solihin

Institute for Demographic and Poverty Studies (IDEAS) memproyeksikan potensi ekonomi kurban Indonesia pada 2021 sebesar Rp18,2 triliun. Angka itu berasal dari 2,2 juta orang yang berkurban atau shahibul qurban.

Peneliti IDEAS Askar Muhammad mengatakan proyeksi ini turun dari tahun lalu yang diestimasikan mencapai Rp20,5 triliun dengan 2,3 juta orang pekurban.

Baca Juga: Menjaga Hari Raya Kurban yang Aman saat Pandemi

“Meski tahun ini kembali tidak ada keberangkatan jamaah haji ke tanah suci, namun kerasnya krisis dan pandemi yang berkepanjangan menyebabkan kami mengambil estimasi yang semakin konservatif,” kata Askar di Jakarta pada beberapa waktu lalu.

Meski kurban 2020 terjadi pada kejatuhan ekonomi besar  yakni kontraksi 5,32% pada Triwulan II 2020, namun ia didahului oleh pertumbuhan ekonomi tinggi, yaitu 5,02%, 4,97% dan 2,97% berturut-turut pada triwulan III dan IV 2019 serta triwulan I-2020.

Sedangkan kurban pada 2021 didahului oleh resesi yang panjang. Resesi panjang dalam setahun terakhir dipastikan membuat semakin banyak masyarakat yang jatuh ke kelas ekonomi yang lebih rendah.

Hal itu turut menekan jumlah dan nilai kurban dari keluarga muslim. Dari 2,2 juta keluarga muslim berdaya beli tinggi yang berpotensi menjadi shahibul qurban ini, kebutuhan hewan kurban terbesar adalah kambing-domba sekitar 1,26 juta ekor, sedangkan sapi-kerbau sekitar 414 ribu ekor.

IDEAS mengasumsikan berat kambing/domba antara 20-80 kg dengan berat karkas 42,5%. Selain itu berat sapi-kerbau antara 250-750 kg dengan berat karkas 50%. Dari angka itu potensi ekonomi kurban 2021 dari sekitar 1,7 juta hewan ternak ini setara dengan 105 ribu ton daging.

“Potensi kurban terbesar datang dari pulau Jawa, terutama wilayah aglomerasi dimana mayoritas kelas menengah muslim dengan daya beli tinggi,” pungkasnya.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini