Kisah Perusahaan Raksasa: Industrial Bank-nya China, Perbankan yang Meroket dalam Waktu Singkat

Kisah Perusahaan Raksasa: Industrial Bank-nya China, Perbankan yang Meroket dalam Waktu Singkat Kredit Foto: Reuters

Industrial Bank Corporation Limited adalah salah satu bank komersial asal Fujian, China, yang masuk dalam daftar salah satu perusahaan terkaya dunia. Fortune Global 500 tahun 2020 menyebut, perbankan China ini menempati peringkat ke-222, dengan total pendapatan (revenues) 50,94 miliar dolar AS.

Dua aktivitas bisnis utama Industrial Bank adalah personal banking yang meliputi deposit, peminjaman, pembayaran lokal dan internasional, layanan kotak brankas, dan kartu kredit. Bisnis yang kedua adalah perbankan perusahaan yang meliputi penerimaan tagihan dan diskon, penerbitan obligasi keuangan, pemberian fasilitas letter of credit dan peminjaman, penjualan asuransi, koleksi pembayaran, dan yang terakhir bisnis kartu bank.

Baca Juga: Kisah Perusahaan Raksasa: Lagi Ketiban Untung, State Bank of India Catatkan Laba Naik 700 Persen

Sehubungan dengan bisnisnya tersebut, kinerja keuangan korporasi asal China ini menurut catatan Fortune cukup stabil. Keuntungannya naik 4 persen tahun 2020, sehingga total laba yang berhasil dikantongi perusahaan mencapai 9,53 miliar dolar dari yang sebelumnya 9,16 miliar dolar.

Fortune melaporkan, aset yang dikelola oleh Industrial Bank ada di angka 1,02 triliun dolar. Sementara itu, total ekuitas (stockholder equity) dan market value-nya masing-masing 77,71 miliar dolar dan 46,64 miliar dolar.

Rasio perbandingan keuntungan terhadap beberapa ukuran tadi adalah sebagai berikut. Rasio keuntungan terhadap pendapatan Industrial Bank sebesar 18,7 persen, terhadap aset sebesar 0,9 persen, dan yang terakhir terhadap ekuitas tembus 12,3 persen.

Namun sebelumnya jika menengok ke belakang, Industrial Bank telah ada sejak akhir abad ke-20. Bagaimana perjalanannya hingga bisa mendapat status perusahaan terkaya oleh Fortune? Berikut artikelnya oleh Warta Ekonomi, Kamis (15/7/2021) seperti di bawah ini.

Dewan Negara China atau sering disamakan dengan Pemerintah Pusat China pada 26 Agustus 1988 menyetujui pendirian Industrial Bank. Nama awal yang diberikan adalah Fujian Industrial Bank Joint-Stock Corporation Limited. 

Pada akhirnya, lambat laun nama perusahaan dipersingkat menjadi Industrial Bank (China). Perusahaan pertama kali terdaftar dengan total modal 20,77 miliar yuan China. 

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Selanjutnya
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini