Ramai Desakan Jokowi Mundur, Pengamat Beri Reaksi Keras

Ramai Desakan Jokowi Mundur, Pengamat Beri Reaksi Keras Kredit Foto: Instagram/Joko Widodo

Pengamat politik Rustam Ibrahim angkat bicara terkait ramainya desakan yang meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) mundur dari jabatannya.

Menurutnya, meminta presiden yang dipilih secara demokratis mundur adalah sikap yang tidak demokratis.

Baca Juga: Kritik PPKM Darurat ala Jokowi, Lantang Orang 212: Rakyat Rugi, TKA Malah Berdatangan

"Tidak menghargai kedaulatan rakyat," ujar Rustam dalam keterangannya, Jumat (16/7).

Rustam menjelaskan bahwa presiden tidak bisa didesak mundur dari jabatannya begitu saja. "Kecuali presiden terpilih itu melanggar konstitusi," kata Rustam.

Seperti diketahui, desakan Jokowi mundur dari jabatannya ramai diperbincangkan belakangan ini. Desakan tersebut muncul lantaran Jokowi dianggap gagal dalam menangani pandemi Covid-19.

Beberapa pihak pun merasa kecewa dan menyerukan agar Jokowi mundur dari jabatannya.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Lihat Sumber Artikel di GenPI Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini