Perkuat Budaya Tolong-menolong, Allianz Indonesia Hadirkan Produk Asuransi Syariah AlliSya AMAN

Perkuat Budaya Tolong-menolong, Allianz Indonesia Hadirkan Produk Asuransi Syariah AlliSya AMAN Kredit Foto: Allianz Indonesia

Lebih dari satu tahun melewati masa pandemi, masyarakat Indonesia dihadapkan pada berbagai risiko kehidupan yang makin tak pasti. Risiko kesehatan, seperti penyakit kritis yang berpengaruh pada produktivitas dan kesejahteraan keluarga, rentan untuk dialami. Hal ini berujung pada risiko ekonomi yang juga diperparah oleh pandemi di mana 3,3 miliar pekerja di dunia berisiko kehilangan mata pencaharian (International Labor Organization, 2020).

Adanya bermacam risiko kehidupan yang makin sulit untuk diprediksi mendorong kebutuhan akan perlindungan yang AMAN patut untuk diprioritaskan. Memahami urgensi dari risiko-risiko tersebut, Allianz Indonesia menghadirkan AlliSya AMAN, yaitu produk asuransi jiwa tradisional syariah yang memberikan solusi perlindungan Asuransi Kematian dan Penyakit Kritis untuk mempersiapkan kondisi finansial peserta di masa depan.

Baca Juga: Great Eastern Hadirkan Asuransi Penyakit Kritis Berkelanjutan

Dengan konsep pengelolaan syariah di mana para peserta dapat saling melindungi dengan risiko yang ditanggung bersama, pembayaran kontribusi pun dilakukan secara berkala oleh peserta untuk mengamankan perlindungan dari risiko yang tidak diinginkan. Konsep tolong menolong menjadi prinsip dasar dalam pengelolaan asuransi syariah AlliSya AMAN, di mana peserta diajak untuk membangun rasa kepedulian terhadap sesama sembari mempersiapkan perlindungan yang AMAN untuk kondisi finansial di masa depan.

"Situasi pandemi saat ini menyadarkan kita semua akan pentingnya proteksi yang AMAN. Asuransi syariah dapat memberikan nilai tambah untuk berbuat baik kepada orang lain di luar perlindungan bagi diri sendiri dan keluarga," jelas Yoga Prasetyo, Pimpinan Unit Usaha Syariah Allianz Life Indonesia, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (16/7/2021).

Dia melanjutkan, "Melalui AlliSya AMAN, masyarakat dapat memiliki proteksi dari risiko finansial akibat kematian dan penyakit kritis dengan mengedepankan rasa AMAN melalui santunan dari peserta lainnya. Hal ini erat dengan budaya tolong menolong dan nilai kebersamaan yang tinggi pada masyarakat Indonesia."

Dengan demikian, AlliSya AMAN tidak hanya memberikan keuntungan yang bersifat transaksional, tetapi terdapat unsur saling tolong-menolong antar sesama peserta di mana dana iuran yang terkumpul dapat digunakan untuk menyantuni peserta lain yang menghadapi musibah atau risiko kehidupan terlebih dahulu.

AlliSya AMAN menyediakan lima manfaat utama bagi peserta Allianz Syariah: 100% santunan asuransi jika terdiagnosa satu dari 77 penyakit kritis yang meliputi biaya perawatan, biaya pemulihan, serta biaya selama tidak bekerja; 200% santunan asuransi jika meninggal dunia akibat bukan kecelakaan; 300% santunan asuransi jika meninggal dunia akibat kecelakaan; 400% santunan asuransi jika meninggal dunia akibat kecelakaan saat menggunakan transportasi umum; serta 500% santunan asuransi jika peserta meninggal dunia akibat kecelakaan pada saat menunaikan ibadah haji dan ibadah umrah di Saudi Arabia.

Selain itu, terdapat manfaat potensi saldo tabungan yang terbentuk pada akhir kontrak jika pihak yang diasuransikan masih hidup hingga usia 86 tahun di tanggal akhir polis asuransi syariah. AlliSya AMAN juga memberikan fleksibilitas kepada peserta dalam pemilihan masa pembayaran kontribusi, yaitu 5, 10, 15, dan 20 tahun atau setara dengan masa asuransi.

Semua manfaat maupun ajakan untuk memperkuat budaya tolong menolong dan juga semangat saling berbagi kebaikan dalam menghadapi masa pandemi yang penuh risiko serta demi masa depan yang AMAN ini gencar dilakukan oleh Unit Usaha Syariah Allianz Life Indonesia, di antaranya melalui Webinar Meet Up Kebaikan yang diselenggarakan baru-baru ini bersama Nadhifa Allya Tsana (@rintiksedu), Penulis & Content Creator, Rista Swestika, Financial Planner, serta Muh. Ansar Latukau, Business Development Allianz Syariah dengan membahas tema #YukNambahKebaikan dengan miliki AlliSya AMAN!

"Di masa pandemi, kita harus melihat ulang apa saja kebutuhan yang patut dijadikan prioritas. Perlindungan bagi diri dan keluarga, misalnya dengan asuransi, seharusnya diprioritaskan sebagai mitigasi risiko. Dengan begitu, asuransi sudah menjadi kewajiban dan kebutuhan yang harus kita miliki demi memperkuat fondasi keuangan kita dan keluarga," jelas Rista dalam webinar tersebut.

"Setelah mengatur skala prioritas, kita dapat mengamankan kondisi keuangan sekaligus membantu sesama dengan saling berbagi karena ada bagian milik orang lain dari rezeki dan pendapatan yang kita miliki," tutupnya. 

Informasi selengkapnya mengenai asuransi jiwa tradisional syariah AlliSya AMAN dapat diakses pada tautan https://www.allianz.co.id/produk/asuransi-syariah/allisya-aman.html#

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini