Sasar Pasien Covid-19 Gejala Ringan, KlikDokter Luncurkan Layanan Isoman

Sasar Pasien Covid-19 Gejala Ringan, KlikDokter Luncurkan Layanan Isoman Kredit Foto: Antara/Fikri Yusuf

PT Kalbe Farma Tbk melalui anak usaha PT Medika Komunika Teknologi yaitu KlikDokter bekerja sama dengan PT Anabatic Technologies Tbk meluncurkan layanan isolasi mandiri bagi pasien terkonfirmasi Covid-19 baik tanpa gejala maupun gejala ringan. Peluncuran dilakukan secara virtual yang berlokasikan di Griya Anabatic yang terletak di Bojong Nangka Kelapa Dua, Tangerang, Banten.

“Kalbe mengapresiasi kolaborasi antara KlikDokter dengan Griya Anabatic dan berharap banyak masyarakat yang terbantu dalam menjalankan isolasi mandiri. KlikDokter akan melakukan pelayanan kesehatandan penyediaan obat serta vitamin, sedangkan tempat isolasi mandiri disiapkan oleh Griya Anabatic, kata Michael Bujung Nugroho, Direktur Kalbe E-Health, Minggu (17/7/2021).

Baca Juga: Menteri Jokowi Kayannya Nggak Cemas Dengan Darurat Covid-19 di Indonesia, Pak Presiden Harus...

Michael mengatakan melalui KlikDokter, pasien Covid-19 tanpa gejala maupun dengan gejala ringan dapat melakukan isolasi mandiri melalui pengawasan dan konsultasi kesehatan dari KlikDokter. Selain itu pasien juga mendapatkan akan diberikan paket vitamin, oximeter, thermometer dan perawat yang siaga selama 24 jam.

Adapun Griya Anabatic, fasilitas ini memiliki kapasitas berjumlah 192 kamar yang dilengkapi jaringan wifi yang diginakan untuk mendukung pasien Covid-19 tanpa gejala untuk dapat menjalankan aktivitasnya.

Bupati Tangerang, Ahmed Zaki, mengatakan dengan dibukanya layanan isolasi mandiri melalui KlikDokter dan Griya Batik, selain dapat menekan tingkat laju penyebaran Covid-19 juga dapat menginspirasi pihak lain.

Karena itu, kata Zaki, pemda Kabupaten Tangerang sangat terbuka dan siap membantu pelaksanaan layanan isolasi mandiri tersebut. Ia berharap dapat terus menjalin komunikasi, koordinasi, dan saling sinergi sehingga layanan isolasi mandiri dapat berjalan dengan baik dan terintegrasi.

“Penanganan dan pencegahan Covid-19 tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri, semua pihak harus hadir dan turut serta secara aktif memerangi virus ini agar dapat ditekan sekaligus dihilangkan,” ujarnya.

Sementara itu, Presiden Direktur PT Anabatic Technologies, Harry Sujanto, mengungkapkan bahwa persiapan program isolasi mandiri ini berlangsung begitu singkat. Hal ini dikarenakan oleh banyaknya jumlah pasien Covid-19 yang disebabkan oleh klasater keluarga. Karena itu diperlukan tempat isolasi mandiri yang memadai bagi pasien tanpa gejala maupun gejala ringan.

Melalui layanan isolasi mandiri di Griya Anabatic ini diharapkan dapat memberikan kontribusi untuk mengurangi potensi penularan virus Covid-19. Khususnya di level keluarga serta meningkatkan jumlah tingkat kesembuhan pasien Covid-19, pasien tanpa gejala maupun gejala ringan Covid-19.

“Saya berharap bahwa pasien Covid-19 tanpa gejala dan gejala ringan dapat pulang ke rumahnya dengan sehat,” jelasnya.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini