Tanggapi Kritik Luar Angkasa, Richard Branson: Kurang Pendidikan

Tanggapi Kritik Luar Angkasa, Richard Branson: Kurang Pendidikan Kredit Foto: REUTERS/Brendan McDermid

Berbagai kritik menyerang Richard Branson yang telah sukses meluncur ke tepi lular angkasa dengan pesawat perusahaannya, Virgin Galactic. Branson memiliki visi jangka panjang yakni menjadikan luar angkasa sebagai objek wisata.

Namun, tak banyak yang menyukai ide brilian Branson. Beberapa kritikus melihat Branson melakukan pemborosan bahan bakar yang membahayakan lingkungan, padahal hanya lima menit di luar angkasa.

Kritikus juga berpendapat bahwa lebih baik uang yang dihabiskan triliuner itu dimanfaatkan untuk hal lebih berguna, seperti mengatasi perubahan iklim.

Baca Juga: Besok Meluncur ke Luar Angkasa, Penerbangan Jeff Bezos Ternyata Jauh Berbahaya dari Richard Branson

Dalam acara The Late Show, Branson menanggapi bahwa pengkritik sepenuhnya kurang pendidikan tentang pentingnya luar angkasa bagi Bumi.

"Angkasa menghubungkan miliaran orang yang tidak terkoneksi, di telepon, di hal lain," ujar Branson sebagaimana dikutip dari Independent di Jakarta, Senin (19/7/21).

"Setiap pesawat yang kami terbangkan, menaruh satelit di atas, mengawasi hal berbeda di seluruh dunia, degradasi hutan hujan, mengawasi distribusi makanan, bahkan perubahan iklim, itu penting bagi kita di Bumi. Kita butuh lebih banyak pesawat antariksa, tidak lebih sedikit," lanjut pria 71 tahun ini.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Selanjutnya
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini