Luhut Akhirnya Sampaikan Permintaan Maaf, Ini yang Dilihat Komunikolog

Luhut Akhirnya Sampaikan Permintaan Maaf, Ini yang Dilihat Komunikolog Kredit Foto: Instagram/Luhut Binsar Pandjaitan

Permintaan maaf dari Luhut Binsar Pandjaitan menjadi sorotan Komunikolog Emrus Sihombing. Koordinator pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Jawa-Bali Luhut Binsar Panjaitan meminta maaf kepada rakyat Indonesia bahwa penanganan belum optimal.

Luhut berjanji akan bekerja keras agar penyebaran virus baru varian Delta dapat menurun. Dalam hal itu, Komunikolog Emrus Sihombing menilai pemerintah pusat lebih memilih memperpanjang PPKM darurat.

Baca Juga: Pengamat Kaitkan Permintaan Maaf Luhut karena Anak Jokowi Kena COVID

"Belum ada tanda-tanda terkendali," ujar Emrus Sihombing dalam keterangan yang diterima GenPI.co, Minggu (18/7).

Menurutnya, kasus tak terkendali itu berpotensi memasuki krisis kesehatan. "Indikator kemungkinan terjadi keterbatasan ketersediaan obat-obatan, pelayanan kesehatan, kuranganya tenaga kesehatan (Nakes), dan sebagainya," lanjutnya.

Selain itu, ketersediaan tempat yang bisa disulap menjadi rumah sakit darurat, menurutnya, kebutuhan pelayanan kesehatan rakyat harus tetap terpenuhi.

"Ini harus menjadi pemikiran dan tindakan serius oleh kita semua. Sekali lagi, oleh kita semua," tegasnya.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Lihat Sumber Artikel di GenPI Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini