Kader PDIP Blak-blakan: PPKM Darurat Gagal! Mending Fokus Bentuk Herd Immunity

Kader PDIP Blak-blakan: PPKM Darurat Gagal! Mending Fokus Bentuk Herd Immunity Kredit Foto: Antara/Reno Esnir

Anggota Komisi VI DPR Deddy Yevri Sitorus, menganggap Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat tidak perlu diteruskan. Dia melihat, PPKM Darurat tidak efektif menangani pandemi Covid-19.

“PPKM Darurat sudah dua minggu dan malah terus meroket menembus 50 ribu paparan per hari. Ini jelas gagal,” kata Deddy, melalui pernyataan tertulisnya, Senin (19/7).

Baca Juga: Saran Ferdinand Soal PPKM Darurat, Harap Disimak: Nyawa Selamat, Covid Ditekan, Ekonomi Jalan

Menurut politisi PDIP ini, musuh sebenarnya dalam menghadapi pandemi Covid-19 adalah pikiran dan kecemasan berlebihan. Sebab, faktanya, tingkat kesembuhan pasien Covid-19 itu sangat tinggi.

Deddy menjelaskan, statistik menunjukkan bahwa Covid-19 berakibat fatal terhadap orang yang mempunyai penyakit penyerta, yang imunitasnya rendah, yang terlambat mendapat pertolongan saat kadar oksigen tubuh menurun, dan yang konstan berada di lokasi dengan viral load tinggi. Oleh karena itu, yang seharusnya dilakukan adalah melindungi masyarakat yang rentan itu.

Legislator dari daerah pemilihan Kalimantan Utara itu menegaskan, seluruh masyarakat harus mendapat vaksin, dibebaskan bekerja dari rumah, dan dibantu memperkuat tubuh atau pengobatan penyakitnya. Cara lainnya, dengan menambah kapasitas pelayanan kesehatan secara cepat, penetapan protokol kesehatan ketat dan rapid test regular.

Deddy menganjurkan agar Pemerintah segera mengubah paradigma berpikir menghadapi pandemi Covid-19. “Kuncinya ada pada herd immunity (kekebalan komunal),” tegas anak buah Megawati Soekarnoputri ini.

 

Dia menyarankan agar masyarakat yang sehat dan yang sudah divaksinasi untuk beraktivitas dengan memastikan
protokol kesehatan yang ketat. Pengawasan dan penegakan hukum yang ketat dalam pelaksanaan protokol kesehatan, serta pelibatan komunitas lingkungan tinggal dan lingkungan pekerjaan serta tempat publik adalah kuncinya.

Oleh karena itu, Deddy berharap agar Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah berkolaborasi dengan baik dalam menghadapi pandemi ini. “Sebenarnya yang harus berperan itu pemerintah daerah, sebab mereka yang punya wilayah. Selama ini masih cenderung pasif dan timpang,” kata Deddy.

Lebih baik, sambung Deddy, saat ini fokus pada optimalisasi vaksin, menyediakan paket obat dan suplemen untuk masyarakat tanpa harus menunggu terpapar. “Sekali lagi saya serukan, hentikan saja PPKM Darurat. Sebab, tidak akan efektif tanpa diikuti mobilisasi aparatur besar-besaran hingga ke lingkungan RT,” pungkasnya. 

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Lihat Sumber Artikel di Rakyat Merdeka Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Rakyat Merdeka. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Rakyat Merdeka.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini