Anies Berkata Jujur: Rumah Sakit dalam Posisi Penuh, Ada 1.900 yang Mengantre

Anies Berkata Jujur: Rumah Sakit dalam Posisi Penuh, Ada 1.900 yang Mengantre Kredit Foto: Instagram/Anies Baswedan

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengakui bahwa kondisi sejumlah rumah sakit (RS) rujukan Covid-19 di Ibu Kota sudah penuh dalam beberapa pekan terakhir. Anies mengungkapkan, sekitar 1.900 orang mengantre untuk mendapatkan kamar perawatan di IGD.

"Jadi banyak sekali selama beberapa pekan ini masyarakat yang datang ke rumah sakit, tetapi rumah sakit dalam posisi yang penuh. Jadi yang mengantre, yang berada di IGD, menunggu bisa masuk kamar itu sekitar 1.900 orang," kata Anies di Monas, Senin (19/7).

"Lalu yang mengantre untuk bisa masuk IGD ada di lorong-lorong, ada di puskesmas, di rumah-rumah itu bisa sampai sekitar 1.400 orang, karena keterbatasan kapasitas rumah sakit," sambungnya.

Oleh karena itu, kata Anies, jumlah rumah sakit darurat untuk menangani pasien Covid-19 terus ditambah. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan bangunan Asrama Haji, Jakarta.

Selain itu, Anies juga juga meminta warga yang terpapar virus corona untuk melapor kepada ketua RT maupun RW, serta gugus tugas Covid-19 setempat. Sehingga bisa segera memperoleh bantuan saat menjalani isolasi mandiri.

"Kami pun menugaskan kepada lurah, camat untuk mengidentifikasi semua orang di wilayahnya yang sedang isolasi mandiri. Sehingga mereka kebutuhan pokoknya terpenuhi, kebutuhan obatnya terpenuhi," ujarnya.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini