Demokrat: Jangan Mengklaim Prestasi di tengah Pandemi

Demokrat: Jangan Mengklaim Prestasi di tengah Pandemi Kredit Foto: Antara/Sigid Kurniawan/

Jubir Partai Demokrat Herzaky Mahendra mengatakan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono menyebut nyawa warga jangan lah disederhanakan dengan perhitungan statistik saja.

"Tidak ada yang lebih berharga dari nyawa, seperti yang berulang kali disampaikan oleh Ketum kami, AHY. Setiap nyawa melayang karena covid-19, ada bapak dan ibu, suami atau istri, anak, saudara, sahabat, yang berduka sangat mendalam karena kehilangan orang dekatnya. Janganlah kemudian mengecilkan nilai nyawa manusia, dan rasa berduka rakyat Indonesia yang kehilangan, menjadi sekedar angka statistik," kata Herzaky. 

Apalagi, kalau kemudian angka itu digunakan untuk meremehkan, merendahkan, nilai nyawa yang hilang. Dianggap lebih sedikit dibandingkan dengan negeri lain. Sangat tidak punya empati dan sangat tidak bermoral.

Herzaky mempertanyakan apakah pemerintah dan para pendukungnya saat ini, masih perlu terus menyajikan data yang dianggap menguntungkannya saja, dan agar dianggap punya prestasi.

"Jangan sibuk mematut diri dan mencari pembenaran, bahkan mengklaim prestasi di tengah situasi genting seperti ini," terangnya.

Karena ketakutan angka positif terus meningkat, kemudian pemerintah meredam dengan cara mengurangi jumlah tes.

"Ini kan namanya menyembunyikan permasalahan, bukan berusaha menyelesaikan masalah," tegasnya. 

"Tak heran kalau kebijakan dan penanganan pandemi COVID-19 yang ditempuh pemerintah, tak pernah membuahkan hasil baik jika pola pikir ini yang melekat. Karena semua bukan untuk menyelesaikan persoalan, melainkan agar tampak bagus dan baik-baik saja di publik," pungkasnya.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini