RFB AXA Tower Bagikan Hewan Kurban

RFB AXA Tower Bagikan Hewan Kurban Kredit Foto: WE

Pemberlakuan Perbatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa Bali tak menyurutkan semangat berkurban bagi segenap tim dan manajemen PT Rifan Financindo Berjangka cabang AXA Tower (RFB AXA Tower) untuk melakukan kurban di Hari Raya Idul Adha 1442H.

"Kendati Idul Adha tahun ini hadir di tengah situasi yang serba terbatas sekarang, namun tradisi berkurban tetap kami jalankan dengan mematuhi prokes dan syarat-syarat yang sesuai," terang Nurman Maulana, Pimpinan Cabang RFB AXA Tower di Jakarta, Selasa (30/7)

Mengusung tema Memberi untuk Negeri dipilih sebagai wujud kepedulian RFB AXA Tower di masa pandemi terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Anak muda berusia 24 tahun yang baru terpilih untuk menahkodai RFB AXA Tower ini menambahkan, total hewan kurban yang akan didistribusikan ke masyarakat sebanyak 8 sapi.

"Kegiatan sosial tahunan yang kami laksanakan hari ini (20/6) menjadi cermin budaya, khususnya di RFB AXA Tower untuk selalu peduli satu sama lain dan menjadikan landasan agama sebagai yang utama dalam bekerja, " tandasnya.

Menyinggung kinerja perusahaan, Nurmanme mengatakan, sepanjang Januari hingga Juni 2021, PT Rifan Financindo Berjangka AXA Tower membukukan volume transaksi sebanyak 282.085 lot atau naik 50,11 persen dibandingkan tahun lalu pada periode yang sama.

Cabang RFB AXA Tower memimpin kontribusi perolehan volume transaksi selama semester I tahun ini sebesar 38,64 persen dari 10 kantor RFB di Indonesia

Sementara itu jumlah nasabah baru Rifan Financindo Berjangka - AXA Tower hingga akhir Juni 2021 juga tercatat positif mencapai sebanyak 799 nasabah atau tumbuh 71,46 persen dari semester 1 tahun sebelumnya.

"Pelayanan transaksi yang optimal dengan standar yang merata menjadi kunci pertumbuhan kami selama pandemi," terang Nurman.

Selain itu menurutnya, transaksi di perdagangan berjangka adalah salah satu solusi bisnis mengatasi kejenuhan di masa pandemi. Sebabnya seluruh konsultan bisnis di RFB, kami tekankan bahwa kita harus banyak membantu orang dengan memberikan solusi di tengah kelesuan bisnis saat ini. Caranya, dengan menunjukkan jalan di perrdagangan berjangka," tandasnya.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini