Tokoh NU Sebut Komunikasi Kabinet Jokowi Ambyar, Mengejutkan!

Tokoh NU Sebut Komunikasi Kabinet Jokowi Ambyar, Mengejutkan! Kredit Foto: GenPI

Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Nadirsyah Hosen angkat bicara soal komunikasi kabinet Presiden Jokowi. Kebijakan PPKM Darurat Jawa dan Bali disorot. Isinya mengejutkan.

Gus Nadir, sapaan akrabnya mengaku bingung dengan pernyataan menteri kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal PPKM Darurat.

"Tanggal 16 Juli 2021 Menko PKM (Muhadjir Effendy, red) mengatakan PPKM Darurat diperpanjang sampai akhir Juli," kata Gur Nadir seperti dikutip dari akun Twitter-nya, @na_dirs, Selasa (20/7).

Baca Juga: Pilpres 2024 Memanas, Habib Rizieq Bawa Gebrakan Dahsyat

Baca Juga: Puan Maharani Disentil Keras, Mau Nyapres Kok No Action

Namun, menurut Gus Nadir, sampai hari ini Pemerintah belum memberi keputusan resmi terkait perpanjangan kebijakan PPKM Darurat.

"Komunikasi Kabinet Jokowi periode kedua ini memang ambyar, ya," ujarnya.

Gus Nadir kemudian menekankan, jika kebijakan tersebut masih dievaluasi, sebaiknya jangan disampaikan ke publik dahulu.

Sebelumnya, Menko PKM Muhadjir Effendy menyatakan bahwa kebijakan PPKM Darurat akan diperpanjang hingga akhir Juli 2021.

"Tadi Rapat Kabinet terbatas yang saya ikuti waktu saya di Sukoharjo (Jateng) sudah diputuskan Bapak Presiden (PPKM Darurat, red) dilanjutkan sampai akhir Juli," kata Muhadjir di Yogyakarta, Jumat (16/7).\

Namun, hingga saat ini, pemerintah belum mengumumkan secara resmi bahwa PPKM Darurat akan diperpanjang.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Lihat Sumber Artikel di GenPI Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini