Perkenalkan P2P Linked Infaq, Kolaborasi Kapital Boost dan Bank Infaq

Perkenalkan P2P Linked Infaq, Kolaborasi Kapital Boost dan Bank Infaq Kredit Foto: Kapital Boost

Perusahaan penyedia layanan pembiayaan peer-to-peer berbasis syariah, PT Kapital Boost Indonesia menandatangani MoU kerja sama dengan Bank Infaq, Yayasan Gerakan Infaq Dunia, pada Kamis, 22 April 2021, di kantor Kapital Boost, Kemang, Jakarta Selatan.

Kapital Boost bersama Bank Infaq memulai kerja sama untuk merintis program sosial P2P Linked Infaq yang akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat.

P2P Linked Infaq merupakan suatu program sosial crowdfunding infaq yang digabungkan dengan layanan pembiayaan P2P syariah sehingga para pemberi pembiayaan (pendana) dapat langsung berinfaq dari imbal hasil pembiayaan yang didapatkan.

Baca Juga: BP2P Jawa I Laksanakan Program Bedah Rumah di Banten

Direktur Kapital Boost, Fachri Kardiman, menjelaskan, “Kami sangat senang dapat bekerja sama dengan Bank infaq untuk mengembangkan satu-satunya program P2P Linked Infaq, harapannya hal ini memberi pengguna kami kesempatan untuk tidak hanya mendapatkan pengembalian keuangan yang menarik dengan mendukung proyek UKM Indonesia, tetapi juga untuk membantu masyarakat dengan menyediakan infaq untuk membantu usahamikro.” 

Triple Return dalam Satu Kali Transaksi

Harapannya, program ini dapat diterima masyarakat sebagai sebuah layanan yang berdampak positif bagi masyarakat luas. Dengan menggunakan layanan pembiayaan Kapital Boost, para Pendana atau pemberi pembiayaan dapat dengan mudah mendapat triple return dalam sekali klik. 

Pertama mereka akan bisa mendapat financial return dari pembiayaan yang diberikan kepada UKM atau penerima pembiayaan. Yang kedua tentunya program ini memberikan social return atau dampak sosial bagi masyarakat penerima manfaat. Yang ketiga dengan adanya porsi infaq dari imbal hasil yang diterima maka Pendana akan mendapatkan spiritual return atau pahala dari Allah SWT.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Selanjutnya
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini