Tertular dari Monyet, Dokter Hewan ini Meninggal Usai Tertular Virus yang Sangat Langka ini

Tertular dari Monyet, Dokter Hewan ini Meninggal Usai Tertular Virus yang Sangat Langka ini Kredit Foto: Antara/Wahdi Septiawan

Seorang pria yang berprofesi sebagai dokter hewan di China meninggal setelah tertular infeksi virus yang sangat langka. Diketahui, virus ini pertama kali menginfeksi monyet.

Ini menjadi kasus pertama manusia terinfeksi virus yang dialami oleh monyet, atau dikenal sebagai virus Monkey B. Dokter yang mengalami infeksi virus ini diketahui telah memiliki spesialisasi dalam penelitian eksperimental primata non-manusia.

Pada awal Maret, dokter tersebut melakukan bedah terhadap dua kera yang sudah mati. Dalam waktu satu bulan setelahnya, ia mulai mengalami demam, mual, muntah, dan gejala neurologis.

Dokter tersebut sempat dirawat di rumah sakit, namun pada 27 Mei meninggal dunia. Pria berusia 53 tahun didiagnosis pria itu dengan virus Monkey B.

Virus tersebut paling sering menginfeksi monyet dan kera. Sebelumnya, jarang ada laporan bahwa manusia mengalami infeksi Monkey B.

Tercatat hanya ada 50 kasus virus Monkey B pada manusia yang dilaporkan sejak ditemukan pada 1932. Namun, ketika virus melompat dari monyet ke manusia, ini menjadi mematikan.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini