Analisis Akademisi: Jokowi Sudah Tak Percaya Kabinetnya

Analisis Akademisi: Jokowi Sudah Tak Percaya Kabinetnya Kredit Foto: Antara/Hafidz Mubarak A

Akademisi Rocky Gerung blak-blakan menilai Presiden Joko Widodo (Jokowi) kini sudah tak percaya lagi pada kabinetnya akibat kelelahan mental dan intelektual. Hal tersebut diungkapkan pengamat politik itu dalam video yang diunggah di kanal YouTube Rocky Gerung Official, Senin (19/7).

Rocky Gerung melihat ketidakpercayaan Presiden Jokowi pada kabinetnya sendiri itu tampak saat memimpin rapat PPKM Daurat.

Baca Juga: WHO Bilang Bakal Ada Varian Baru Covid-19, Tegas! Begini Pesan Jokowi

"Sementara Presiden pimpin rapat itu, menteri-menterinya fokus pada wajah Presiden (Jokowi)," jelas Rocky Gerung dilansir dari GenPI.co, Selasa (20/7).

Menurut mantan dosen filsafat Universitas Indonesia itu, dari wajah Presiden Jokowi itu tampak lelah bukan karena kerja. "Capek karena nggak punya konsep, itu lain tuh. Mengalami intelectual pathic atau kelelahan intelektual atau kelelahan mental," ungkap Rocky Gerung.

Rocky Gerung menilai, jika seseorang memiliki gagasan pasti akan tampil percaya diri dalam memimpin rapat. "Ini sekarang Presiden nggak percaya lagi pada kabinetnya itu. Karena itu dia bisa ngomel-ngomel saja," beber Rocky Gerung.

Menurut Rocky Gerung, saat Presiden Jokowi berbicara memimpin rapat, ia menduga para menteri di WhatsApp Group kabinet saling memberi informasi.

"Karena dari awal cuma tunggu satu perintah presiden, yaitu gunakan Undang-undang karantina, kan cuma itu," ujar Rocky Gerung.

Namun faktanya, malah dibuat memutar, mulai dari kebijakan PSBB, PPKM mikro, hingga sekarang PPKM darurat. "Akhirnya kejeblos dalam komunikasi, lalu orang, evaluasi, bukan lagi komunikasi yang dievaluasi, tapi wajah presiden dievaluasi," pungkasnya.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Lihat Sumber Artikel di GenPI Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini