Parpol Incar Posisi Tito Karnavian, Pengamat Tegas: Pak Jokowi, Bilang Tidak!

Parpol Incar Posisi Tito Karnavian, Pengamat Tegas: Pak Jokowi, Bilang Tidak! Kredit Foto: Antara/Makna Zaezar

Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando EMaS merespons soal isu sejumlah partai politik mulai menginginkan posisi Menteri Dalam Negeri yang saat ini dijabat Tito Karnavian.

Fernando blak-blakan memohon Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar tegas mengatakan tidak setuju.

Baca Juga: Geger Isu Jokowi Bakal Rombak Kabinet, Ternyata Oh Ternyata, Anak Buah Moeldoko Kena Bidik..

"Kalau mendagri dijabat oleh kader parpol, ini sangat rawan disalahgunakan untuk kepentingan partainya," kata Fernando kepada GenPI.co, Rabu (21/7).

Bukan tidak mungkin, kader parpol itu akan menunjuk pejabat sementara yang berpihak kepadanya. Hal itu mengingat banyak daerah yang masa jabatan pemimpinnya habis pada 2022-2023.

Sementara, Pemilu Serentak baru akan dilaksanakan pada 2024. "Berdasarkan data Pemilu 2019, 271 daerah yang akan dipimpin pejabat sementara DPT-nya melampaui 50 persen jumlah total DPT Pemilu 2019," katanya.

Dengan jumlah yang fantastis, Fernando tak bisa membayangkan jika posisi mendagri sampai jatuh ke tangan parpol. Apalagi jika melihat pengalaman pemilu dan pilkada yang sebelumnya, tak sedikit ditemukan ASN yang tidak netral.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Lihat Sumber Artikel di GenPI Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini