Kisah Haru Anak Jalanan Kini Sukses Jadi CEO, Dulu Hanya Memungut Sisa Makanan Saking Tak Punya Uang

Kisah Haru Anak Jalanan Kini Sukses Jadi CEO, Dulu Hanya Memungut Sisa Makanan Saking Tak Punya Uang Kredit Foto: Instagram/Andika Ramadhan

Dengan semangat Andika menenteng buku-buku soal ujian masuk perguruan tinggi. Ia juga sambil mengamen dan berjualan jagung susu. Jika tidak ada pelanggan, Andika akan membuka buku dan belajar latihan soal. Kalau tidak mengerti, Andika akan bertanya kepada mahasiswa-mahasiswa UI.

"Seniat itu saya belajar untuk keluar dari kemiskinan," tandas Andika.

Saat ujian berlangsung, Andika tidak langsung lolos. Ia pun mengalami tiga kali gagal. Barulah di tes yang keempat, Andika lolos di UNJ.

Namun, perjalanan Andika tak semudah itu. Ia harus membayar uang pangkal sebesar Rp4 juta. Tak menyerah, Andika meminta tolong kepada sekolah hingga akhirnya media pun meliputnya. Setelah itu, beberapa perusahaan menawarkan bantuan yang tentu saja diterima Andika.

Setelah masuk kuliah, Andika mulai berjualan dengan cara yang cerdas. Karena ia terbiasa jualan saat SMA, mentalnya sudah terlatih.

"Nggak perlu malu jualan, yang malu itu adalah kalo kita nggak punya uang," terang Andika.

Andika pun aktif di kampusnya. Ia sempat menjadi Ketua BEM di Fakultas dan perwakilan kampus. Setiap kali setelah memimpin rapat, Andika akan berjualan risol di kampus, kacang hingga peyek bayam. Awalnya mungkin teman-temannya iba, tetapi karena risolnya enak, teman-temannya pun berlangganan.

Risol itu Andika ambil dari temannya yang memproduksi risol. Andika mengaku ia memang tidak memiliki uang, tetapi ia memiliki semangat untuk berjualan. Berjualan di kampus ini pun membentuk karakter Andika.

"Kalau orang nggak bisa ngalahin rasa malunya, itu bakal susah jadi pengusaha," ujar Andika.

Selanjutnya
Halaman

WE Discover

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini