Total Hadiah Capai Rp55 Juta, Lomba Bisnis dari Universitas Prasetiya Mulya Digelar September 2021

Total Hadiah Capai Rp55 Juta, Lomba Bisnis dari Universitas Prasetiya Mulya Digelar September 2021 Kredit Foto: Universitas Prasetiya Mulya

Pada masa pandemi ini, para pengusaha didorong untuk menjadi lebih kreatif dan mudah beradaptasi dalam mencari dan menemukan inovasi baru. Tujuannya adalah agar perusahaan ataupun usaha yang tengah dijalankan dapat bertahan meskipun menghadapi situasi yang tidak terprediksi. Oleh karena itu, seorang entrepreneur harus memiliki kemampuan beradaptasi sejak dini.

Untuk itu, di tengah pandemi Covid-19 ini, Divisi Personal Development Student Board S1 Universitas Prasetiya Mulya kembali mengadakan acara EURECA (Entrepreneur Creative Challenge) bagi para siswa SMA dan mahasiswa.

Baca Juga: Teladani Jejak Bung Karno, PKS Gelar Lomba Unik ini...

Tahun kesebelas acara EURECA hadir secara daring untuk pertama kalinya di tengah pandemi Covid-19 yang belum mereda. EURECA 2021 akan diselenggarakan pada tanggal 1-4 September 2021 dengan tema yang sangat menarik, yaitu PERSISTENCE: "Perceiving Changes to Achieve Competence" dengan dua kompetisi utama.

Pertama, Business Plan Competition (BPC) yang mengharuskan para peserta untuk menuangkan idenya menjadi sebuah business plan. Kedua adalah Marketing Plan Competition (MPC) di mana para peserta harus menyelesaikan case yang telah disediakan oleh case contributor EURECA 2021. Bukan hanya itu, EURECA 2021 juga hadir dengan mini games seru seputar bisnis, yaitu Business Race yang harus diikuti oleh para peserta BPC maupun MPC.

Nantinya, para peserta juga akan berkesempatan untuk mengikuti kegiatan business/marketing coaching dan virtual company visit! Selain mendapatkan ilmu, wawasan, dan pengalaman baru, EURECA 2021 juga dapat menjadi ajang untuk mengembangkan ide bisnis kreatif para calon entrepreneur.

Untuk informasi lebih lanjut: 

Instagram: @eurecaid

Twitter: @eurecaID

Facebook: eurecaid

LINE ID: eurecaid

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini