Suara Lantang PKS untuk Luhut, Rakyat Perlu Aksi!

Suara Lantang PKS untuk Luhut, Rakyat Perlu Aksi! Kredit Foto: Antara/Aprillio Akbar

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (LBP) meminta maaf karena kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat belum optimal.

Permintaan maaf Luhut itu mendapat respons dari berbagai pihak, salah satunya Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera

Mardani mengapresiasi sikap Luhut yang meminta maaf dan berjanji akan bekerja keras dalam menangani Covid-19.
 
"Bagus sikap kesatria minta maaf, tetapi rakyat perlu aksi," ujar Mardani dikutip dari akun Twitter pribadinya, @MardaniAliSera, Rabu (21/7). 

Baca Juga: Instruksi Opung Luhut Sangat Mengejutkan, Tegas!
 
Mardani mengingatkan, bekerja keras saja tidak cukup untuk menangani pandemi Covid-19 ini.

"Jangan cuma kerja keras, harus kerja cerdas dan tuntas," jelasnya. 
 
Kerja cerdas yang dia maksud ialah dengan melibatkan para pakar dalam menangani pandemi di tanah air. 

"Sudah banyak yang teriak, yang perlu dilakukan pemerintah hanya rendah hati untuk mendengar dan mengikuti masukan para pakar," jelasnya. 
 
Seperti diketahui, Luhut meminta maaf jika pelaksanaan PPKM Darurat hingga saat ini belum optimal. 

"Dari lubuk hati yang paling dalam saya ingin meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia jika dalam penanganan PPKM Jawa-Bali ini masih belum optimal," ujar Luhut dalam konferensi pers secara virtual, Sabtu (17/7).
 
Sebagai koordinator PPKM Jawa-Bali, Luhut juga meminta masyarakat kompak dalam menghadapi pandemi covid-19.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Lihat Sumber Artikel di GenPI Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini