Tujuh Bulan, Realisasi Anggaran PEN Masih di bawah 40%

Tujuh Bulan, Realisasi Anggaran PEN Masih di bawah 40% Kredit Foto: Antara/Aprillio Akbar

Realisasi penyerapan anggaran program Pemulihan Ekonomi nasional (PEN) untuk mengurangi dampak pandemi Covid-19 mencapai 37,2% sampai dengan 16 Juli 2021.

Pencapaian ini sedikit lebih baik dari pencapaian penyerapan selama semester I sebesar 36,1%. Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan sampai dengan 16 Juli 2021, realisasi anggaran program PEN sebesar Rp277,36 triliun atau setara 37,2% dari pagu sejumlah Rp744,75 triliun.

Baca Juga: Penutupan Sesi Kedua, Apresiasi IHSG Capai 0,21%

"Program PEN hingga 16 Juli 2021 penyerapannya sudah 37,2% dari pagu baru sebesar  Rp744,75 triliun," kata Sri Mulyani di Jakarta, Rabu (21/7/2021).

Pencapaian tersebut tersebar dalam beberapa kluster. Pertama realisasi anggaran kesehatan Rp54,10 triliun atau 25,2% dari pagu Rp214,95 triliun. Kedua perlindungan sosial sebesar Rp82,22 triliun atau 43,8% dari pagu Rp187,84 triliun.

Ketiga program prioritas sebesar Rp44,44 triliun atau 37,7% dari pagu Rp117,94 triliun. Keempat dukungan UMKM dan korporasi sebesar Rp51,53 triliun atau 32% dari pagu sebesar Rp161,20 triliun. Dan kelima dukungan usaha Rp45,07 triliun atau 71,7% dari pagu Rp.62,83 triliun.

Sekedar informasi pemerintah menambah alokasi anggaran PEN 2021 sejalan dengan perpanjangan kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) akibat lonjakan kasus Covid-19.

Anggaran PEN 2021 ditambah menjadi Rp744,75 triliun. Angka tersebut naik 6,4% dibandingkan dengan pagu anggaran semula sebesar Rp699,43 triliun.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini