Peringati HUT ke-24, Mandala Finance Menghadirkan Logo Baru dan Digitalisasi Pembiayaan

Peringati HUT ke-24, Mandala Finance Menghadirkan Logo Baru dan Digitalisasi Pembiayaan Kredit Foto: Mandala Finance

Memasuki usia 24 tahun pada 21 Juli 2021, PT Mandala Multifinance Tbk. (MFIN) menghadirkan logo baru sebagai wujud komitmen dalam memenuhi kebutuhan dan meningkatkan kepuasan pelanggan. Logo baru Mandala Finance hadir dalam bentuk yang lebih modern dan dinamis, sesuai dengan semangat perusahaan untuk tumbuh bersama pelanggan, serta diperkuat dengan warna biru, kuning, merah dan putih yang memiliki filosofi masing-masing.

Dominasi warna biru melambangkan stabilitas dan kecerdasan, elemen warna kuning melambangkan optimisme, paduan warna merah mewakili kekuatan, serta dilengkapi warna putih yang menggambarkan kejujuran dan kerendahan hati. Identitas baru ini menjadi upaya agar Mandala Finance lebih dekat dan mudah diingat oleh masyarakat.

Baca Juga: XL Axiata Gandengan Tangan dengan Perusahaan Teknologi Finansial Mau Buat . . .

Direktur Utama Mandala Finance Harryjanto Lasmana menjelaskan perubahan logo ini adalah bentuk semangat dan optimisme Mandala Finance untuk menjadi perusahaan pembiayaan terbaik dan terdepan yang selalu mengutamakan kebutuhan pelanggan. Melalui pemahaman yang baik kepada pelanggan, perusahaan bertekad untuk selalu menyediakan solusi dari kebutuhan di setiap tahapan kehidupan mereka.

“Kami ingin terus tumbuh bersama masyarakat Indonesia sehingga dapat membantu meningkatkan kualitas hidup mereka. Hal itu kami wujudkan dengan memberikan pelayanan yang lebih baik lewat transformasi proses kerja yang kredibel. Pelanggan selalu menjadi top of mind kami dalam memulai dan melakukan segala sesuatu,” tambahnya. 

Situasi pandemi Covid-19 saat ini membawa tantangan dan perubahan, termasuk di antaranya bagi industri pembiayaan. Mobilitas masyarakat yang terbatas untuk melakukan proses pengajuan dalam mengakses produk pembiayaan adalah salah satu di antaranya. Hal ini menuntut transformasi pada layanan pembiayaan untuk menjadi lebih modern dan sesuai dengan kebutuhan pelanggan.

Bentuk transformasi pada proses kerja Mandala Finance dihadirkan lewat digitalisasi pembiayaan melalui aplikasi Mantis yang multifungsi. Digitalisasi pembiayaan yang dihadirkan Mantis di sisi front-end berjalan bersamaan dengan penetrasi dan edukasi pasar secara konvensional, bahkan ke daerah terpencil di Indonesia. 

Proses digitalisasi ini juga dapat mempermudah calon nasabah untuk melakukan pengajuan dan mendapatkan pembiayaan di tengah situasi pandemi. Seluruh proses dilakukan lebih cepat dan efektif melalui online, tanpa perlu mendatangi kantor cabang atau menyerahkan salinan dokumen fisik. Dengan kata lain, perubahan ini merupakan upaya Mandala untuk meningkatkan level Satisfaction, Loyalty, and Engagement (SLE) pelanggan. Hingga kini, Mantis telah diunduh lebih dari 10,000 pengguna dan diharapkan dapat melayani lebih banyak masyarakat Indonesia

Sejak 1997, Mandala Finance telah membantu hampir 8,5 juta masyarakat Indonesia dengan terus meningkatkan pelayanan dan inovasi. Kini, Mandala memiliki 274 cabang yang tersebar di Sumatera, Jawa, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku, hingga Papua. Sampai saat ini, produk-produk pembiayaan yang telah dikembangkan Mandala Finance adalah pembiayaan kepemilikan sepeda motor, peralatan elektronik, furnitur, pembiayaan multiguna hingga pembiayaan berbasis syariah. Pembiayaan Mandala Finance telah membantu pelanggan untuk memenuhi kebutuhan produktif seperti modal kerja, investasi dan pengembangan usaha, maupun untuk kebutuhan konsumtif.

Dari waktu ke waktu Mandala Finance menerapkan strategi terbaik untuk mempertahankan eksistensi sebagai perusahaan pembiayaan yang menempatkan kebahagiaan pelanggan sebagai inti dari aktivitas. Melalui campaign #TumbuhBersama, Mandala Finance berkomitmen untuk menggandeng masyarakat, pelanggan, mitra, dan karyawan sebagai partner terpercaya untuk membantu mewujudkan kualitas kehidupan yang lebih baik.  

Bertepatan dengan ulang tahun ke-24, perusahaan juga memberikan apresiasi dan penghargaan berupa emas kepada 136 karyawan dengan masa bakti 15 dan 20 tahun yang tersebar di wilayah Indonesia.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini