Dibongkar! Citra Satelit Amerika Blokir Publik Lihat Serangan pada Fasilitas Nuklir Iran

Dibongkar! Citra Satelit Amerika Blokir Publik Lihat Serangan pada Fasilitas Nuklir Iran Kredit Foto: Unsplash/Sepehr Aleagha

Layanan citra satelit tertentu milik Amerika Serikat (AS) mungkin telah menyita gambar resolusi tinggi dari fasilitas nuklir Iran di Karaj, yang diserang pada 23 Juni. Teheran sempat menuduh serangan terhadap fasilitasnya adalah ulah Israel.

Meskipun layanan satelit seperti Maxar memberikan gambar resolusi tinggi dari fasilitas nuklir Natanz dalam beberapa hari setelah dihantam pada Juli 2020, hampir sebulan setelah serangan Karaj, mereka belum melakukannya.

Baca Juga: Si Biang Kerok! Tas Nuklir Presiden Amerika yang Picu Banyak Kejadian Penuh Tanya

The Jerusalem Post, Kamis (22/7/2021) melaporkan, sumber Maxar berhati-hati dalam menarik kesimpulan. Selalu ada masalah teknis yang tidak dapat diprediksi di bidang citra, tetapi memandang tidak adanya gambar beresolusi tinggi begitu lama setelah serangan sebagai hal yang sangat tidak biasa.

Maxar dihubungi tetapi tidak menanggapi tentang masalah ini.

Salah satu alasan mengapa perusahaan AS mungkin menahan gambar seperti itu adalah karena pelanggan utama mereka adalah pemerintah AS. Itu bisa berarti, bahkan secara informal, mengirim sinyal "kontrol rana" tertentu.

Mengapa semua ini akan terjadi bahkan lebih spekulatif. Tetapi salah satu alasannya adalah untuk membantu Iran mempertahankan lapisan kerusakan ringan pada program nuklirnya.

AS ingin membuat kesepakatan dengan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei untuk kembali ke kesepakatan nuklir Rencana Aksi Komprehensif Gabungan (JCPOA), dan bagian dari persetujuan dengan rezim mungkin berupa berbagai tindakan penyelamatan muka.

Jika para ayatollah ingin menyampaikan kesepakatan itu kepada publik mereka sebagai sesuatu yang terjadi dari posisi yang kuat dan tidak putus asa, mereka mungkin ingin menutupi seberapa parah kerusakan fasilitas nuklir Karaj.

Dalam hal apa yang sebenarnya terjadi di Karaj, tingkat kerusakan program nuklir Iran masih dalam perdebatan.

Namun, tinjauan perilaku Iran dalam kasus ini dan kasus serupa dari citra beresolusi rendah dan sumber yang berpengetahuan condong ke kesimpulan bahwa kerusakan besar telah terjadi.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Selanjutnya
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini