Jasa Pengiriman WEHA Naik 3x Lipat Selama PPKM

Jasa Pengiriman WEHA Naik 3x Lipat Selama PPKM Kredit Foto: DayTrans

DayTrans, anak usaha WEHA, yang menyediakan jasa pengiriman paket mengalami peningkatan sebesar 3x lipat selama PPKM darurat. Lonjakan ini disebabkan larangan mobilitas penumpang yang membuat pengiriman barang antarkota meningkat pesat. DayTrans memiliki 2 layanan jasa pengiriman, yaitu DayTrans Express dan DayMall.

DayTrans Express adalah layanan pengiriman paket yang menyediakan berbagai bentuk layanan seperti pool to pool di mana customer bisa menitipkan barang di counter dan penerima bisa mengambil barangnya di counter tujuan. Selain itu, ada juga layanan home to home: kurir yang akan mengantar/menjemput paket di rumah atau lokasi lain yang sudah ditentukan sehingga memudahkan customer untuk tidak perlu keluar rumah.

Baca Juga: Kenalan sama Gusmavin Willopo, Pengusaha Muda yang Sukses Bisnis Ekspedisi Logistik Impor

"Inovasi terbaru di DayTrans Express yang baru kami luncurkan adalah jasa pengiriman dalam kota. Sebelumnya, DayTrans Express hanya melayani jasa pengiriman luar kota. Namun, semenjak bulan Mei kemarin kami meluncurkan jasa pengiriman dalam kota. Per hari ini, pengiriman dalam kota sudah beroperasi di 4 kota besar seperti Jakarta, Bandung, Semarang, dan Yogyakarta. Kami menargetkan dalam waktu dekat bisa membuka layanan pengiriman dalam kota di kota-kota besar lainya seperti Surabaya," jelas DayTrans dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (22/7/2021).

DayMall adalah layanan inovasi food delivery antarkota yang perusahaan buat di akhir tahun lalu. DayMall memudahkan customer yang tidak bisa bepergian untuk tetap dapat menikmati jajanan luar kota. Layanan ini juga membantu UMKM di luar kota yang terimbas pandemi, di mana mereka tetap bisa mendapatkan penjualan dari customer di luar kota. Untuk layanan DayMall, sudah beroperasi di kota Jakarta, Bandung, Semarang, Solo, Yogyakarta, dan Surabaya.

Per hari ini, Kamis (22/7/2021), sudah ada 2.000 merchant UMKM jajanan makanan yang sudah bergabung di DayMall. DayMall pun meluncurkan beberapa campaign seperti Prima Rasa Day dan Kartika Sari Day yang memberikan promo gratis ongkir untuk pembelanjaan di merchant tersebut.

"Campaign yang kami luncurkan menunjukan respons yang positif dari pasar. Kami berupaya untuk terus manambah merchant di kota-kota yang merupakan area operasional kami agar dapat membantu lebih banyak UMKM melewati masa sulit di pandemi ini. Kami juga sedang berusaha untuk memperluas jangkauan layanan ke kota-kota lainnya seperti Cirebon dan Bogor. Saat ini DayMall penyedia jasa food delivery antarkota terbesar di Jawa," tulis DayTrans.

Perusahaan mengeklaim bahwa kelebihan dari DayMall dan DayTrans Express adalah layanan Sameday Service: pengiriman antarkota dengan harga yang sangat terjangkau. Hal ini dimungkinkan karena armada yang beroperasi setiap hari sehingga mobil bisa diisi dengan penumpang dan barang. Penurunan penumpang selama PPKM dapat teredam dengan adanya peningkatan pengiriman paket.

Inovasi perusahaan tidak hanya berhenti di pengembangan layanan, DayTrans juga memperkuat layanan bisnis dari sisi teknologi. Semua layanan perusahaan dapat ditransaksikan melalui aplikasi DayTrans yang tersedia di PlayStore dan Appstore.

Jumlah pengguna aplikasi DayTrans pun menunjukkan peningkatan setiap harinya. Sampai dengan hari ini, aplikasi perusahaan sudah di-download lebih dari 100 ribu downloader dengan jumlah user yang aktif mencapai 35 ribu setiap bulannya. Di dalam aplikasi, terdapat juga fitur DayTrans Addict, di mana customer dapat memperoleh cashback dari setiap transaksi dalam bentuk saldo wallet yang bernama DayTrans Addict. Saldo ini dapat digunakan sebagai diskon untuk transaksi selanjutnya.

Sementara itu, fitur lain yang akan diluncurkan DayTrans dalam waktu dekat adalah fitur booking hotel. Fitur ini hadir untuk melengkapi customer journey DayTrans. Fitur ini dapat menjadi solusi perjalanan dalam 1 aplikasi, di mana customer dapat dengan mudah memesan tiket perjalanan & tiket hotel melalui aplikasi DayTrans.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini