Kemenkes Imbau Orang Tua untuk Bijak Lindungi Anak dari Covid-19, Terutama Anak di bawah 12 Tahun

Kemenkes Imbau Orang Tua untuk Bijak Lindungi Anak dari Covid-19, Terutama Anak di bawah 12 Tahun Kredit Foto: Antara/Didik Suhartono

Hingga sejauh ini, pemberian vaksinasi Covid-19 kepada anak-anak baru diizinkan untuk rentang usia 12-17 tahun. Sementara anak di bawah usia 12 tahun masih belum diperbolehkan menerima vaksinasi Covid-19.

Untuk mengantisipasi risiko paparan virus Covid-19 terhadap anak-anak di bawah usia 12 tahun, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI meminta para orang tua memastikan protokol pencegahan penularan virus Covid-19.

Baca Juga: Optimis di Tengah Pandemi Covid-19, ASDP Raih Cetak untung Rp147 Miliar

"Upaya untuk menjaga tentunya tetap dengan menjalankan protokol kesehatan, artinya anak jangan dipaparkan dengan risiko penularan. Kalau anak dibawa berkunjung ke keluarga lain, melakukan perjalanan, dan lain-lain, itu menambah risiko karena anak-anak melakukan aktivitas di luar rumah," kata Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes RI Siti Nadia Tarmizi dalam dialog virtual Media Center KPCPEN, Kamis (22/7/2021).

Selain itu, Nadia juga mengingatkan para orang tua yang melakukan aktivitas di luar rumah untuk segera melakukan protokol pencegahan, seperti langsung mencuci baju yang habis dipakai dan segera membersihkan diri, sebelum berinteraksi dengan anak-anak.

Lebih lanjut, Nadia meminta para orang tua mengizinkan anak-anaknya yang berada di rentang usia 12-17 tahun untuk segera menerima vaksinasi agar bisa lebih memproteksi anak-anak mereka dari bahaya virus Covid-19. Pasalnya, masih ada orang tua yang meragukan vaksinasi Covid-19.

"Masih banyak orang tua yang ragu-ragu memvaksin anaknya. Sama seperti informasi yang diterima orang tua, apakah vaksin itu betul memberikan keamanan dan apa efek samping yang ditimbulkan. Ini masih banyak terjadi di sebagian orang tua," paparnya.

Menurut Nadia, dinas kesehatan dan sekolah terus berupaya mengedukasi orang tua mengenai pentingnya vaksinasi Covid-19 untuk anak-anak. Nadia berharap ke depannya orang tua bisa memercayai vaksin Covid-19 seiring dengan bertambahkan jumlah anak-anak yang menerima vaksinasi.

"Mungkin nanti seiring dengan waktu, makin banyak anak-anak yang divaksin, ini mungkin akan menambah kepercayaan orang tua untuk (anak-anak) divaksin Covid-19. Karena (vaksin) ini kan memberikan perlindungan untuka anak-anak," tutur Nadia.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini