Dialog Buntu, Posisi Terdesak China, India Pilih Uji Tembak Rudal Generasi Baru Akash-NG

Dialog Buntu, Posisi Terdesak China, India Pilih Uji Tembak Rudal Generasi Baru Akash-NG Kredit Foto: EurAsian Times

Di tengah kebuntuan perbatasan dengan China, Organisasi Penelitian & Pengembangan Pertahanan (Defence Research and Development Organisation/DRDO) India berhasil melakukan uji terbang rudal pertahanan udara. Yang pertama adalah rudal Generasi Baru Akash (Akash-NG) dan yang satu lagi peluru kendali anti-tank portabel (MPATGM) berbobot rendah yang dikembangkan secara lokal.

DRDO melakukan uji coba Akash-NG, rudal permukaan-ke-udara, dari Integrated Test Range (ITR) di lepas pantai Odisha pada 21 Juli, menurut siaran pers pemerintah, seperti dilaporkan EurAsian Times, Kamis (22/7/2021).

Baca Juga: Dialog Alot! Buntunya Jalan Damai Ciptakan Atmosfer yang Semakin Panas Antara China dan India

Uji coba penerbangan dilakukan sekitar pukul 12.45 WIB dari platform darat dengan semua elemen sistem senjata seperti Radar Multifungsi, Sistem Komando, Kontrol & Komunikasi dan peluncur yang berpartisipasi dalam konfigurasi penyebaran.

Sistem rudal telah dikembangkan oleh Defense Research & Development Laboratory (DRDL), Hyderabad bekerja sama dengan laboratorium DRDO lainnya. Peluncuran disaksikan oleh perwakilan Angkatan Udara India.

Untuk menangkap data penerbangan, ITR mengerahkan sejumlah stasiun jangkauan seperti Electro-Optical Tracking System, Radar dan Telemetri.

Performa sempurna dari seluruh sistem senjata telah dikonfirmasi oleh data penerbangan lengkap yang ditangkap oleh sistem ini. Selama pengujian, rudal menunjukkan kemampuan manuver tinggi yang diperlukan untuk menetralisir ancaman udara yang cepat dan gesit.

Setelah dikerahkan, sistem senjata Akash-NG akan terbukti menjadi pengganda kekuatan untuk kemampuan pertahanan udara Angkatan Udara India. Agen produksi Bharat Electronics Limited (BEL) dan Bharat Dynamics Limited (BDL) juga berpartisipasi dalam uji coba.

Menteri Pertahanan India Rajnath Singh telah mengucapkan selamat kepada DRDO, BDL, BEL, Angkatan Udara India dan industri atas keberhasilan uji coba tersebut.

Dalam perkembangan lain, DRDO berhasil melakukan uji terbang rudal anti-tank berpemandu portabel (MPATGM) yang dikembangkan secara lokal dengan bobot rendah, menembak dan melupakan manusia pada 21 Juli.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Selanjutnya
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini