Jadilah Bertanggung Jawab Saat Pandemi Covid-19 dengan Lakukan Hal Ini

Jadilah Bertanggung Jawab Saat Pandemi Covid-19 dengan Lakukan Hal Ini Kredit Foto: Instagram/Reisa Broto Asmoro

Pandemi Covid-19 menjelma sebagai situasi darurat pada saat ini. Peran sekecil apa pun akan sangat berarti untuk mengeluarkan Indonesia dari situasi darurat ini, termasuk dengan menjadi individu yang bertanggung jawab. 

Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19, dr. Reisa Broto Asmoro, mengungkapkan bahwa ada beberapa langkah yang dapat dilakukan seseorang sebagai individu yang bertanggung jawab. Pertama, lindungi diri dari paparan Covid-19. Dengan kata lain, terapkan disiplin protokol kesehatan secara ketat sehingga tak menyumbang kasus baru. Baca Juga: Jokowi Sebut PPKM Darurat Bisa Dibuka Bertahap, Syaratnya: Kasus Covid-19 Menurun

Bentuk perlindungan diri berikutnya ialah dengan mengurangi mobilitas dan menjauhi kerumunan. Sebab, mobilitas yang tinggi dan kerumunan menjadi faktor potensial penyebaran virus Covid-19.

"Pakai masker double, jaga jarak dengan tetap di rumah, cuci tangan sesering mungkin," tegas dr. Reisa dilansir pada Kamis, 22 Juli 2021.  Baca Juga: Kemenkes Laporkan 548 Anak Usia 12-17 Tahun Telah Divaksinasi

Langkah berikutnya, tambah dr. Reisa, tetap tenang dan jangan panik apabila terkonfirmasi positif sampai harus berebut ruang perawatan dan ICU di rumah sakit. Segeralah melapor ke Puskesmas setempat apabila merasakan gejala ringan. Selain itu, manfaatkan fasilitas telemedis yang disediakan oleh pemerintah secara gratis untuk berkonsultasi dengan dokter secara online.

"Ingat, anda tidak sendirian. Kita akan saling membantu, dirawat di rumah sakit atau tidak adalah keputusan dokter," sambungnya lagi.

Langkah bertanggung jawab berikutnya adalah melapor jika memiliki kontak erat dengan pasien Covid-19. Pastikan diri melalui tes secara berani dan bertanggung jawab. Dengan begitu, seseorang tidak akan menjadi penularan yang tak terduga bagi orang lain. Apabila negatif bisa membantu tim lacak atau tim tracing untuk memastikan aman dari penularan.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini