Wapres Dorong Tumbuhnya Kewirausahaan Sosial sebagai Solusi Ketahanan Ekonomi

Wapres Dorong Tumbuhnya Kewirausahaan Sosial sebagai Solusi Ketahanan Ekonomi Kredit Foto: Instagram/kyai_marufamin

Pandemi Covid-19 yang terjadi Indonesia sejak setahun silam telah meningkatkan kemiskinan dan pengangguran. Pengusaha UMKM di Indonesia sebanyak 64 juta orang.

Namun 97 persennya adalah usaha mikro yang menyerap tenaga kerja mencapai 107 juta orang.

Pemerintah melakukan berbagai upaya meminimalisir dampak pandemi, dengan berbagai kebijakan untuk menyelamatkan kesehatan dan ekonomi.

Guntur Subagja Mahardika, Asisten Staf Khusus Wakil Presiden RI dalam Webinar Kewirausahaan yang diselenggarakan Universitas Muhammadiyah Sinjai, Sulawesi Selatan, melalui daring, Kamis (22/7/2021) mengatakan, pandemi Covid-19 memiliki dampak besar terhadap ekonomi, menuntut kita untuk kreatif dan inovatif untuk bangkit.

Guntur yang juga Ketua Umum Perkumpulan Insan Tani dan Nelayan Indobesia (INTANI) menyebut, di satu sisi pandemi mematikan sejumlah sektor usaha, namun di sisi lain banyak peluang usaha yang bisa ditangkap generasi muda.

Diantaranya, sektor pangan dan pertanian, petermakan, perikanan, industri kreatif, perlengkapan kesehatan, logistik, dan digital.

Ia mengungkapkan tren kewirausahaan saat ini dan ke depan adalah kewirausahaan sosial (social entrepreneurship).

Selanjutnya
Halaman

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini