Perkuat Perekonomian Nasional, BSI Siapkan Dana Modal bagi UMKM

Perkuat Perekonomian Nasional, BSI Siapkan Dana Modal bagi UMKM Kredit Foto: Antara/Dhemas Reviyanto

Indonesia sebagai negara muslim terbesar di dunia memiliki potensi cukup besar dalam industri keuangan yang berbasis syariah. Hal ini dikeranakan, kesadaran masyarakat terhadap halal matter serta dukungan stakeholder yang kuat, merupakan faktor penting dalam pengembangan ekosistem industri halal di Indonesia termasuk, industri keuangan syariah didalamnya.

Melihat potensi cukup besar di dunia industri keuangan syariah selama kurun tiga dekade yang mengalami peningkatan cukup signitifkan. Pemerintah langsung mengambil langkah cepat aksinya korporasi menggabungkan Bank milik negara (BUMN) berbasis Syariah seperti, Bank Mandiri, BNI  dan BRI dijadikan satu yakni, Bank Syariah Indonesia (BSI).

Baca Juga: Tiga Strategi Bank Indonesia Perkuat Ekonomi Syariah

BSI sah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 1 Februari lalu. Kahadiran BSI bisa menjangkau dibeberapa daerah di Indonesia termasuk wilayah Jatim untuk memberi layanan yang lengkap pada masyarakat. Di sisi lain, kehadiran BSI di mampu bersaing di tingkat global.

CEO BSI Regional IX Surabaya, Ali Muafa mengatakan, kehadiran BSI sebagai barometer perbankan syariah di Indonesia tentunya, menjadi harapan dapat membantu menumbuhkan perekonomian nasional termasuk wilayah Jatim sendiri.

“BSI memiliki komitmen untuk fokus menumbuhkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dalam ekosistem yang terintegrasi, melayani segmen retail dan consumer, serta mengembangkan segmen bisnis distribusi barang (wholesaler),” jelas Ali Muafa saat dihubungi Warta Ekonomi di Surabaya, Sabtu (24/7/2021).

Hingga saat ini Ali menyebutkan, jumlah nasabah segmen UMKM di Jatim sudah mencapai 34 ribu nasabah. Sementara dana yang digelontorkan BSI Jatim pada pelaku UMKM Jatim sebasar Rp Rp 4,8 Triliun.

“Masih sangat banyak UMKM di Jatim  yang belum menjadi nasabah BSI, Namun  kami  mempunyai strategi dalam membantu UMKM yang bisa  bersinergi dengan Pondok Pesantren yang ada di Jatim. Harapan Kami di tahun pertama BSI Regional IX Surabaya bisa menjalin kerjasama serta menyalurkan pembiayaan sebasar 20 persen dari total Pondok Pesantren yang ada di Jatim,” ujarnya.

Selanjutnya
Halaman

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini