Kerap Lontarkan Kritikan Pedas ke Jokowi, Goal Rocky Gerung Ternyata Mau Singkirkan Orang Ini

Kerap Lontarkan Kritikan Pedas ke Jokowi, Goal Rocky Gerung Ternyata Mau Singkirkan Orang Ini Kredit Foto: Instagram/Rocky Gerung

Akademisi Rocky Gerung blak-blakan membongkar alasan mengapa dirinya sering kritik keras Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Hal tersebut diungkapkan pengamat politik itu lewat videonya yang tayang di kanal YouTube Rocky Gerung Official. 

Rocky Gerung memiliki alasan sering kritik keras Pemerintah Jokowi, hal itu sebagai upaya untuk menyingkirkan orang-orang jahat dari dunia perpolitikan Indonesia.

Dalam tayangan video itu, awalnya jurnalis senior Hersubeno menyampaikan perihal adanya protes masuk kepadanya terkait sikap Rocky Gerung yang sering mengkritik keras pemerintah. 

Merespons hal tersebut, Rocky pun menyinggung soal nilai dan spirit politik di masa awal Yunani. 

Baca Juga: Rocky Gerung Keras Sindir Moeldoko, Jleb Banget!

"Jadi FNN, kanal Hersubeno Point memahami politik itu barang bagus, itu kan ajaran politik awal di Athena Yunani kan," jelas Rocky Gerung, Sabtu (24/7). 

Menurut Rocky Gerung, Yunani mengajarkan bahwa politik didistribusikan untuk urusan kebaikan, kemakmuran dan keadilan. "Kan ajarannya, hanya melalui politik bisa distribusikan kebaikan, kemakmuran, keadilan. Politik dasarnya baik, maka tugas kami adalah kembalikan politik jadi etis dan baik," ungkapnya.

Baca Juga: Bawa-Bawa Drama dengan Demokrat, Rocky Gerung Tanggapi Tudingan ICW ke Moeldoko

Oleh sebab itu, mantan dosen Ilmu Filsafat Universitas Indonesia itu menyebut kritik bernada negatif yang sering ia lontarkan kepada rezim Jokowi merupakan upayanya untuk menyingkirkan orang-orang jahat dari dunia politik Tanah Air. 

"Kami terus negatif, sebagai upaya untuk memvaksin negeri ini dari orang jahat, dan singkirkan orang jahat dari politik. Makanya kita kasih kritik," tegasnya.

Terkait anggapan publik yang kerap menyebut dirinya sinis kepada Jokowi, Rocky Gerung pun menyebut sikap sinis terhadap kekuasaan buruk memang sudah menjadi tugasnya. "Kalau kami dianggap sinis pada kekuasaan, memang tugas kami itu mesti sinis pada kekuasaan yang buruk," pungkasnya.

Lihat Sumber Artikel di GenPI Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini