Blak-blakan Rizal Ramli, Ngaku Dipecat karena 'Tidak Bisa Dikendalikan'

Blak-blakan Rizal Ramli, Ngaku Dipecat karena 'Tidak Bisa Dikendalikan' Kredit Foto: Instagram/Rizal Ramli

Mantan Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Sumber Daya Indonesia, Rizal Ramli, geram dengan cuitan buzzer di akun media sosial twitternya. Hal itu karena banyak buzzer yang menyebutnya sebagai menteri yang telah dipecat oleh Presiden Joko Widodo karena berkinerja kurang baik.

Rizal kemudian meluruskan dan menyebut para buzzer tersebut tidak pandai dalam membaca kinerja seorang pejabat. Menurut Rizal, selain kinerja, ada faktor lain yang membuat seorang pejabat digantikan.

Baca Juga: Rizal Ramli Bicara Blak-blakan: Tidak Terima, Megawati Menangis...

Setidaknya, ada 3 faktor utama yang membuat seorang pejabat dapat digantikan. Pertama, pejabat tersebut melakukan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Kedua, dalam posisi tersebut sudah waktunya melakukan reorganisasi. Yang ketiga, yakni karena pejabat tersebut tidak dapat dikendalikan.

Rizal mengaku dipecat karena tidak mau dikendalikan dan selalu melawan korupsi. Salah satu yang dia sebutkan adalah karena dia melawan para pelaku korupsi reklamasi.

"BuzzeRP2 oon sangat doyan beri label pecatan, Krn tidak cerdas baca kinerja. Pejabat dipecat krn 3 sebab: KKN, reorganisasi, dan 'tidak bisa dikendalikan'. RR dipecat krn tidak bisa dikendalikan krn selalu lawan korupsi & kolusi dan ganggu cukong reklamasi. Gitu aja ribet," kata Rizal dalam akun twitternya @RamliRizal, Senin (26/7/2021).

Pada periode pertama Presiden Joko Widodo, Rizal Ramli sempat menduduki posisi Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Sumber Daya Indonesia. Rizal Ramli menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman menggantikan Indroyono Soesilo sejak 12 Agustus 2015.

Namun, Rizal hanya menjabat kurang dari satu tahun. Tepatnya pada tanggal 27 Juli 2016, Rizal Ramli digantikan oleh Luhut Binsar Pandjaitan dari jabatan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman.

Lihat Sumber Artikel di Viva Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Viva. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Viva.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini