Pakistan Kembali Buka Perbatasan dengan Afghanistan, Aktivitas Normal Lagi

Pakistan Kembali Buka Perbatasan dengan Afghanistan, Aktivitas Normal Lagi Kredit Foto: Foto: Reuters.

Pakistan membuka kembali perbatasan utama dengan Afghanistan di barat daya negara tersebut pada Senin (26/7/2021). Hal itu memungkinkan lebih dari 100 truk yang membawa berbagai barang menyeberang ke Afghanistan. 

“Pakistan telah membuka perbatasannya dengan Afghanistan di Chaman hari ini dan memulai kembali perdagangan transit Afghanistan yang ditangguhkan sejak satu bulan terakhir,” kata Arif Kakar, pejabat senior di distrik perbatasan Chaman saat diwawancara Reuters

Baca Juga: Translator Amerika di Afghanistan Dieksekusi Taliban, Perlawanan Dilakukan tapi...

Dia mengungkapkan, persimpangan perbatasan tersebut akan tetap buka selama enam hari dalam sepekan. Perbatasan Chaman-Spin Boldak, pelabuhan utama Afghanistan, telah ditutup Pakistan awal bulan ini. Hal itu menyusul pertempuran sengit antara Taliban dan pasukan keamanan Afghanistan. 

Dua pejabat bea cukai Pakistan yang meminta identitasnya disamarkan mengungkapkan, Spin Blokda dan kota perbatasan Wesh masih berada di bawah kendali Taliban. 

Mereka tidak tahu pengaturan semacam apa yang ada di seberang perbatasan atau siapa yang bertanggung jawab atas lalu-lintas barang. 

Dua pejabat bea cukai Pakistan itu turut mengungkapkan bahwa pejabat-pejabat negara tersebut berada di bawah tekanan para pedagang untuk membiarkan truk pengangkut melintas. Sebab barang-barang yang dibawa akan membusuk atau hancur. 

Kementerian Dalam Negeri Afghanistan dan Taliban belum memberikan keterangan perihal pembukaan perbatasan Chaman-Spin Boldak. Kepala Komando Pusat Amerika Serikat (AS), Jenderal Kenneth McKenzie, mengungkapkan Spin Boldak adalah ruang yang diperebutkan. Dia menyebut Pemerintah Afghanistan berusaha merebut kembali kontrol atas wilayah itu. 

Selanjutnya
Halaman

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini