Kasus Korupsi Pengadaan Lahan Munjul, Anies Baswedan Beri Kode Keras

Kasus Korupsi Pengadaan Lahan Munjul, Anies Baswedan Beri Kode Keras Kredit Foto: Sufri Yuliardi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam waktu dekat akan memanggil Gubernur DKI Anies Baswedan terkait kasus pengadaan lahan Munjul, Cakung, Jakarta Timur.

Lalu, bagaimana tanggapan Anis Baswedan? Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu hanya mengacungi jempol soal rencana pemanggilan dirinya oleh KPK.

Baca Juga: Anies Baswedan Tidak Ragu, Ganjar Pranowo Agak Ragu

"Cukup ya," ujar Anies Baswedan sambil mengacungi jempol dan meninggalkan lokasi sentra vaksinasi di SDN Cempaka Putih Barat 5, Jakarta Pusat, Selasa (27/7).

Sebelumnya, Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan, dirinya memahami keinginan dan harapan masyarakat agar ada penuntasan perkara-perkara korupsi termasuk kasus korupsi dilingkungan Pemprov DKI Jakarta.

Langkah pemanggilan terhadap Anies Baswedan tentu dilakukan dengan mempertimbangkan kepentingan penyidikan.

Termasuk melengkapi alat bukti, atau memberi keterangan sebagai saksi berkaitan tersangka sebelumnya dalam perkara ini sehingga bisa ditemukan potensi pengembangan baru dari kasus tersebut. Firli menyebutkan, KPK tidak pernah ragu dan pandang bulu untuk menyelesaikan perkara korupsi.

Lihat Sumber Artikel di GenPI Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini