Erdogan Akui Ingin Eratkan Hubungan dengan Rusia dan Negara Islam, Ini Alasannya

Erdogan Akui Ingin Eratkan Hubungan dengan Rusia dan Negara Islam, Ini Alasannya Kredit Foto: Instagram/Recep Tayyip Erdogan

Turki sangat mementingkan pengembangan kerja sama di bidang ekonomi, perdagangan, pertahanan, pariwisata, dan investasi dengan Rusia dan negara-negara Islam atas dasar win-win solution, kata Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Kamis.

Dalam pesannya yang dibacakan pada Kazan Summit Internasional ke-12, di mana Anadolu Agency menjadi mitra komunikasi global, Erdogan mengatakan bahwa angka ekspor dan pertumbuhan untuk kuartal pertama menunjukkan keberhasilan berkelanjutan Turki pada 2021.

Baca Juga: Ramalkan Situasi, Biden Harus Waspadai Tawaran Erdogan di Afghanistan

“Kami akan melanjutkan momentum yang telah kami capai dalam perdagangan, investasi, industri, dan logistik dengan menggunakan jendela peluang yang dibuka oleh pandemi dengan cara yang paling efektif,” kata Erdogan.

“Di satu sisi, kami memajukan hubungan kami dengan tetangga kami mulai dari geografi terdekat, dan di sisi lain, kami berusaha untuk meningkatkan peluang perdagangan dan investasi antar negara-negara Islam.”

“Baru-baru ini kami mempercepat kegiatan kami untuk standar dan sertifikasi makanan halal," tutur presiden Turki.

Data ekonomi selama pandemi mengungkapkan bahwa meskipun iklim ekonomi negatif dan kegagalan dalam rantai pasokan dan logistik, Turki berhasil menutup tahun 2020 dengan tingkat pertumbuhan 1,8 persen, ujar Erdogan.

Dia menggarisbawahi bahwa Turki akan terus memperhatikan masalah makanan halal yang memiliki potensi ekonomi yang serius, dan untuk itu negara telah melakukan upaya besar untuk pelembagaan dan standardisasi.

Presiden Turki menyampaikan harapan bahwa Kazan Summit akan memberikan kontribusi positif bagi kepentingan bersama.

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini